70 (TAMAT)

14.3K 219 7
                                        

HAPPY READING⚘️
ENJOY THIS PART ALL🌼







Tepat sudah satu bulan lalu setelah pengumuman kelulusan sekolah yang penuh haru itu, kini Syila tengah tersenyum lebar menatap seseorang yang berada disebrang nya. Gadis itu menatap penuh sayang dan cinta pada seseorang yang sudah satu tahun ini menyandang sebagai suami nya.

Erka berjalan menghampiri Syila yang terus tersenyum dengan wajah yang dihiasi make up yang membuat wajah istrinya semakin cantik bak tuan putri ditambah dengan satu set kebaya yang melekat pas ditubuhnya.

"Aku bangga sama kamu."

Empat kalimat yang terucap dari bibir Erka semakin membuat senyum Syila semakin lebar. Apa lagi melihat Erka yang juga menyodorkan bouquet bunga mawar besar ke arahnya.

"Happy anniversary baby, selamat atas kelulusan kamu dan selamat satu tahun untuk pernikahan kita."

Erka mencium kening Syila sedikit lama kemudian melepasnya untuk menatap wajah istrinya yang tersenyum penuh haru.

"Happy anniversary suami, selamat satu tahun pernikahan kita. Aku kira kamu lupa sana anniversary kita."

"Mana mungkin aku lupa dengan tanggal spesial ini."

Hari ini sekolah sedang mengadakan acara kelulusan seperti wisuda untuk para murid kelas 12 yang baru saja lulus. Lapangan sekolah yang sudah diubah menjadi tempat acara berlangsung ramai oleh banyak nya orang orang yang hadir.
Baik para murid maupun orang tua yang menghadiri acara kelulusan kelas 12 ini.

Acara pun telah selesai, kini semua orang sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing masing. Ada yang sibuk saling berpelukan mengenang kenangan kenangan selama tiga tahun bersekolah. Ada pula yang sibuk berfoto foto untuk diunggah di social media mereka.

Dan Syila kini sedang berfoto foto bersama dengan Erka, kedua orang tua dan juga mertua nya. Tak lupa juga dengan ketiga sahabatnya yang selama ini selalu menemani nya dalam keadaan apapun.

"Yang bener dong lo kalo fotoin, kaya ga iklas begini."

Zura menggerutu melihat hasil fotonya yang di potret oleh Zidan.

"Itu bagus ra."ucap Zidan merasa lelah karena sejak tadi selalu saja salah.

"Lo liat dong masa muka gue miring begini. Jelek banget."balas Zura sembari menyodorkan kamera kearah Zidan.

"Lo mau apapun selalu cantik ra, ga pernah jelek."kata Zidan yang mengundang cengcengan dari semua orang yang ada disitu.

Sedangkan Zura bukannya salting malah mendelik kan kedua matanya. Merasa bad mood karena hasil fotonya tak sesuai seperti yang dirinya mau.

"Ji, tolong fotoin gue sama mama ya."kata Zura meminta Aji untuk memotretnya.

"Siap."Aji pun menerima kamera yang Zura berikan kemudian mulai memotret anak dan ibu yang berpose berkali kali itu.

"Emang ga pernah gagal kalo lo yang foto ji, cakep gini. Makasih yaa."ujar Zura tersenyum lebar karena hasil fotonya yang memuaskan.

"Gue juga bagus ra, cuma tadi aga tremor dikit karena ada camer."kata Zidan menganggukan kepala menatap Ririn.

"Apaan sih lo, ga jelas."ketus Zura.

Sedangkan Ririn hanya tersenyum melihatnya, melihat bagaimana usaha Zidan yang ingin mendekati putri nya.

"Udah berani nih yee depan emak nya."ujar Syila menyenggol sikut Zura yang memang kebetulan berada di sebelah kirinya.

"Apaan sih syil, gausah mulai deh."ujar Zura malas.

Love Suamikkk (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang