62

10.9K 228 5
                                        

Satu jam Erka terdiam memandangi lantai marmer rumahnya. Segala usaha untuk mencari istri nya sudah ia lakukan. Menghubungi kedua orang tua nya menanya kan apakah Syila sedang berkunjung atau tidak kepada Mama nya. Namun sang mama mengatakan bahwa Syila tidak datang berkunjung.

Tak putus asa Erka mencoba menghubungi kedua mertua nya namun tak ada jawaban. Baik Abi maupun Bunda nya tidak ada yang mengangkat telfon atau membalas pesan yang dirinya kirim. Lalu Erka pun mencoba untuk menghubungi Zura, salah satu sahabat terdekat istri nya yang Erka miliki kontak nomor nya.

Tapi lagi lagi tak ada jawaban, Zura tidak menerima panggilan telfon dari nya. Erka meremas kuat ponsel nya. Tidak tau harus bertanya pada siapa tentang keberadaan sang istri.

Namun asal kalian tau, Zura memang sengaja tidak menjawab panggilan telfon dari Erka. Bukan tanpa sebab, karena Syila lah yang menyuruh Zura untuk tidak memberitahu kan keberadaan dirinya pada Erka. Syila meminta untuk Zura tutup mulut. Dan Zura mengikuti kemauan Syila untuk tidak memberitahu Erka tentang dimana Syila.

"Kamu kemana sih syil."gumam Erka.

Sesaat terdiam Erka memutuskan untuk pergi ke rumah milik mertua nya. Ia akan cek langsung keberadaan istri nya berada. Karena tidak biasa nya istri nya pergi tanpa memberitahu nya begini. Di dalam lubuk hati Erka, ia takut jika istri nya mengetahui tentang kejadian antara dirinya dan Lizzy.

Erka pun bergegas bangkit dari duduk nya, menyambar kunci mobil milik nya dan berlari keluar rumah dan masuk ke dalam mobil. Erka tidak bisa hanya berdiam saja, ia perlu pergi mencari istri nya.

Saat akan menjalankan mobil nya, ponsel milik Erka bergetar. Satu pesan masuk dari Ali membuat Erka langsung membuka ponsel nya.

Abi
waalaikumsalam erka
syila sedang ada dirumah, kamu kemari saja temui syila

Sedikit merasa lega saat mengetahui bahwa istri nya memang berada di rumah orang tua nya. Tanpa menunggu lama dan membuang waktu Erka pun langsung tancap gas menuju rumah mertua nya berada.

Tak sampai setengah jam Erka sudah sampai di depan rumah mertua nya. Satpam rumah yang bekerja membuka kan pintu gerbang setelah menyapa sebentar.

Erka menekan bel rumah mertua nya menunggu untuk di buka kan pintu. Dan tak lama muncul Ruka dengan ekspresi wajah yang berbeda tak seperti biasa nya.

"Assalamualaikum bunda."salam Erka mencium punggu tangan Ruka sopan.

"Waalaikumsalam."jawab Ruka singkat kemudian masuk kedalam rumah begitu saja meninggalkan Erka.

Erka yang merasa ada sesuatu yang berbeda dari ibu mertua nya terdiam sebentar. Kemudian ikut masuk kedalam rumah. Hati nya berkata bahwa ada sesuatu yang terjadi hingga ibu mertua nya bersikap demikian pada dirinya.

"Apa kabar erka?."tanya Ali saat Erka menyalami tangan nya.

"Alhamdulillah baik bi."jawab Erka.

"Ayo duduk dulu."ajak Ali.

Erka pun duduk di sofa yang bersebrangan dengan ayah mertua nya. Ia terlihat sedikit gugup saat Ali menatap nya.

"Bagaimana proyek di surabaya? sudah beres?."tanya Ali berbasa basi.

Erka berdehem sebentar sebelum menjawab pertanyaan Ayah mertua nya.

"Alhamdulillah lancar bi, proyek nya sudah bekerja sesuai semestinya."

Ali manggut manggut."Syukur kalo begitu. Dijadikan pelajaran aja proyek di surabaya itu ya."kata Ali.

"Iya bi."

"Oh iya soal tadi kanu telfon abi, kebetulan abi lagi di masjid ada rapat soal nanti untuk acara maulid. Abi lupa ga bawa hp dan bunda juga sama."jelas Ali menjelaskan alasan mengapa ia tidak mengangkat telfon dari Erka.

Love Suamikkk (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang