49

14.6K 282 5
                                        

Setelah kejadian kemarin malam dimana Erka mengakui perasaannya kepada Syila. Sekarang hubungan keduanya semakin lebih dekat, bahkan Erka dengan terang terangan nya menunjukkan perasaan nya.

Sama seperti pagi ini Syila diantar ke sekolah oleh Erka. Pria itu tidak membiarkan Syila untuk menyetir motor nya sendiri padahal Syila lebih nyaman dengan motor nya karena bisa lebih cepat sampai di sekolah.

Tapi karena Erka yang memaksa akhirnya Syila mau tidak mau ya menurut saja. Dari pada durhaka sama suami sendiri bagus menurut saja. Hitung hitung menambah pahala untuk dirinya.

"Pulang nanti aku jemput lagi."ucap Erka ketika mobilnya berhenti didepan gerbang sekolah.

"Gausah deh kak, aku pulang sendiri aja."balas Syila.

"Gapapa, hari ini aku pulang cepat karena kerjaan ga sebanyak kemarin."keukeuh Erka mau menjemput Syila saat pulang sekolah nanti.

"Yaudah deh kalo emang kak erka mau nya gitu."

Syila menyodorkan tangannya hendak menyalami tangan Erka. Erka pun dengan senang hati memberikan tangannya pada Syila, namun hal yang tidak di duga oleh Syila adalah ketika Erka memajukan wajah kearah nya.

Dan dengan tanpa aba aba Erka mengecup singkat bibir Syila yang memberikan efek nge freeze pada tubuh Syila. Oh My God pagi pagi begini udah di bikin jedag jedug sama suami sendiri.

"Semangat belajarnya."Erka menepuk puncak kepala Syila pelan.

"Oh...iya kak erka juga semangat."

Melihat Syila yang gugup karena ulah nya membuat Erka terkekeh. Apa lagi melihat wajah nya yang merona membuat Erka semakin gemas dengan istri kecil nya ini.

Mentang mentang udah halal main nyosor aja tuh jantan.

Syila mengikuti kegiatan belajar sekolah nya seperti biasa, istirahat saat jamnya dan pulang saat waktu bel berbunyi. Syila berjalan beriringan dengan Zura keluar gerbang hendak menunggu jemputan mereka.

Syila dan Zura duduk di salah satu kursi yang berada di halte. Syila menunggu Erka yang akan menjemput nya sedang kan Zura menunggu Rini yang menjemput nya.

Namun sejak Syila mengirim pesan bahwa dirinya telah pulang. Erka sampai sekarang belum juga membalas pesannya, padahal ponsel nya aktif tapi pesan nya belum juga kunjung dibalas. Tapi jangankan dibalas dibaca saja belum.

Kayanya suaminya itu sedang sibuk sampe ga sempat buat sekedar baca pesan dari nya. Tau begini kan dia bisa ikut nebeng tadi sama Zidan, arah rumah mereka kebetulan searah. Tapi karena tadi pagi Erka bilang akan menjemput nya jadi Syila menolak ajakan pulang bersama dari Zidan.

"Mana suami lo kok belum datang?."tanya Zura.

"Ga tau nih gue chat juga ga dibales bales."jawab Syila kembali mengecek ponselnya. Tapi lagi lagi tidak ada pesan balasan dari Erka.

"Lagi dijalan kali makanya ga bales."ujar Zura.

Mungkin benar Erka sedang di jalan sehingga tidak membalas pesannya. Tapi biasanya suami nya itu selalu menyempatkan membalas pesannya mengabari jika dirinya hendak on the way.

Tapi ya sudah lah Syila tidak mau ambil pusing, kalau suami nya tidak jadi menjemput nya ya tidak apa apa. Syila akan pulang menggunakan ojeg online saja.

Jaman sudah canggih jadi tidak akan repot pusing pusing memikirkan bagaimana caranya untuk pulang kerumah.

Beberapa saat menunggu dua buah mobil berhenti didepan mereka. Satu diantaranya mobil milik Erka yang Syila sudah hafal dari warna bentuk bahkan plat nomor nya.

Love Suamikkk (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang