Malam ini Erka dan juga Syila jadi menginap dirumah Ria dan juga Bara. Mereka berdua kini sedang berada di dalam kamar milik Erka. Namun suasana di dalam kamar terlihat sepi padahal kedua orang yang berada di dalamnya belum terlelap.
Syila yang baru saja berganti pakaian dan memakai rangkaian skincare miliknya menatap Erka yang sejak tadi mendiamkan dirinya. Entah kesalahan apa yang sudah dirinya perbuat hingga membuat suaminya sendiri terus mendiamkan nya.
Karena tidak betah lama lama saling diam, Syila yang memang sudah sangat kepo dengan diam nya Erka berjalan menghampiri Erka yang kala itu duduk di kursi sambil menonton TV.
"Kak erka."panggil Syila.
Erka yang asik menonton film di depannya menolehkan kepalanya menatap Syila yang berdiri.
"Aku ada salah kak?."tanya Syila langsung.
Erka terdiam, tidak langsung menjawab membuat Syila kembali merasa geram.
"Kalo aku ada salah kak erka ngomong jangan diemin aku kaya gini. Dari siang kak erka ga ada ajak aku komunikasi sedikitpun."ujar Syila mulai mengeluarkan unek unek yang sejak tadi mengganjal di hatinya.
"Kak erka kenapa? aku buat kesalahan sampe bikin kak erka diemin aku kaya gini iya?."
"Gapapa, kamu ga salah."jawab Erka pelan, kemudian kembali' fokus dengan film di depannya. Mengabaikan wajah memerah marah Syila.
"Kalo aku ga salah kenapa kak erka diemin aku? kenapa chat aku ga kak erka bales?!."ujar Syila menaikan sedikit suara nya.
"Aku bales chat kamu."kata Erka santai.
"Chat aku yang nanyain kak erka ke sekolah ga kak erka bales padahal kak erka online terus. Dan biasanya kak erka selalu kabarin aku se sibuk apapun bahkan kalo mau datang ke sekolah juga kak erka selalu kasi tau aku dan selalu sempetin buat ketemu."
"Tapi tadi siang apa? kak erka ga bales chat aku, ga samperin aku bahkan ketika aku ke ruangan kak erka udah ga ada. Selama di jalan tadi mau ke sini kak erka ga ada ajak aku ngomong sama sekali, ga ada bukain pintu mobil kaya biasanya, ga ada natap aku sedikit pun. Itu yang dinamain gapapa? kak erka sebenernya kenapa sih? ngomong kalo aku bikin kesalahan bukan diemin kaya gini!."
Syila berteriak kesal mengeluarkan seluruh isi hatinya yang sejak tadi dirinya rasakan. Bahkan saking kesal dan marahnya Syila menangis setelah mengeluarkan segala curahan hatinya pada Erka.
Dan Erka yang melihat Syila menangis sedikit terkejut dan khawatir. Apa lagi suara Syila yang besar takut kedua orang tua nya mendengar walaupun kamar nya di desain kedap suara, tapi Erka sedikit cemas.
"Kak erka jahat! aku ga tau kenapa kak erka diemin aku."kata Syila kemudian berbalik berjalan menuju kasur. Menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut. Suara tangisnya teredam karena selimut yang membungkus nya.
Melihat Syila yang menangis membuat perasaan Erka tidak enak. Ia merasa bersalah karena telah mendiamkan istrinya sejak siang tadi hanya karena dirinya cemburu.
Ya, alasan Erka mendiamkan Syila karena Erka mendapatkan informasi bahwa istrinya sedang berduaan bersama mantan kekasih istrinya. Padahal Erka tidak tau Syila sedang menjalankan hukuman yang kebetulan berbarengan dengan Nathan.
Karena tidak enak hati dan merasa bersalah Erka menghampiri Syila yang masih menangis dibalik selimut nya. Erka mengusap kepala Syila yang tertutup selimut membuat Syila yang berada di dalam terdiam sejenak sebelum kembali melanjutkan tangisan nya.
"Syila."panggil Erka lembut.
Tak ada sahutan dari Syila. Gadis itu sengaja tidak ingin menjawab panggilan dari Erka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Suamikkk (END)
General FictionMy first story🤗 Perjodohan. Sudah tidak asing memang dengan yang namanya 'Perjodohan' sejak jaman dulu hingga jaman sekarang tradisi itu masih tetap terjadi. Perjodohan yang kerap kali dilakukan oleh para orang tua untuk para anak anaknya. Dan itu...
