Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

4.5 K K eNd

6.1K 272 154
                                        


Kata-kata hari ini :

Happy reading & sorry for typo :)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy reading & sorry for typo :)

***

Hari ini merupakan hari terakhir anak KKN 110 tinggal di desa Sukadana, karena besok mereka akan kembali pulang ke rumah masing-masing.

Dari pagi Samuel sudah menitahkan anggotanya untuk bebersih posko sebelum mereka tinggalkan. Walaupun awal mereka tempati tidak rapi, tapi mereka tahu diri tidak mungkin akan meninggalkan begitu saja tempat yang memberikan puluhan kenangan selama 45 hari mereka disana.

Beberapa anak juga sudah mulai packing barang bawaan pribadi mereka juga. Sebenarnya jadwal KKN sudah selesai hari ini sehingga hampir semua anak KKN pulang ke ruma h mulai hari ini. Namun ada beberapa kelompok yang memiliki rencana sendiri sehingga mengundur kepulangan mereka, termasuk anak KKN 110.

Mereka sudah berjanji pada warga disana untuk mengikuti acara peringatan malam satu muharam atau malam satu suro yang biasa diadakan di dukuh Sukadana. Sekaligus sebagai malam perpisahan dan pamitan kepada semua warga disana.

"Daripada gabut, kita main ToT yuh?" ajak Lita setelah anak KKN sudah menyelesaikan pekerjaan mereka.

Ada yang berkumpul di ruang tamu seperti para anak lelaki kecuali Nadhif yang rebahan di ruang TV bersama anak perempuan lain.

"Truth or Truth maksud lo?" tanya Yeshika mengonfirmasi ajakan Lita.

Lita mengangguk, "iya, sekalian ini hari terakhir kita bareng-bareng. Jadi siapa tau ada yang punya unek-unek bisa kita ungkapin deh sekalian" lanjut Lita menjelaskan.

"Setuju deh. Gue tau pasti diantara kalian diem-diem ada yang naksir sama gue" sahut Nadhif dengan kepercayaan tinggi.

Anggota lain yang mendengar perkataan Nadhif rasanya ingin muntah.

"Idih, kegeeran banget lu tompel opah. Gak usah sok ganteng. Lu bukan Jaemin." nyinyir Gauri jengah yang juga menyuarakan isi hati teman-temannya.

"Emang gue ganteng" balas Nadhif seraya menyugar rambutnya ke belakang yang membuat para kaum hawa mau muntah.

"Boleh juga, pasti di antara kalian punya unek-unek satu sama lain. Jadi ini kesempatan kalian buat ungkapinnya daripada nanti jadi penyakit hati kalo gak diungkapin" sela Dhisti menengahi pertikaian antara dua anak tunggal itu.

"Aduh, kaya kita beneran gak bakal ketemu lagi deh. Padahal kita satu kampus" ujar Gauri yang sejujurnya menolak fakta bahwa mereka akan berpisah mulai esok hari.

"Tapi gakpapa sih. Lagian kita gak bakal bisa ketemu setiap hari lagi. Yuklah main ToT" tambah Kirana.

"Kita panggil cowok-cowok sekalian aja kali ya. Biar semua ikutan?" ujar Naura memberi usul.

KKN 110Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang