"Akhh anjing lo, kalau jalan pake mata." sentak seorang cowo dengan nada kasar.
"Hello??? lo denger kan yang gue bilang tadi." ucapnya lagi sembari gerakan tangan "👋"
"Stres nih cewe." ucapnya lalu meninggalkan gadi tersebut yang masih melongo di...
Malam hari, malam yang di tunggu-tunggu oleh kaum anak muda. Kini, malam yang ramai di jalan dan tempat nongkrong.
Benar sekali, ini adalah malam Minggu. Malam untuk berpacaran dengan kekasih tercinta dan tersayang.
Malam ini pun, malam yang senang untuk kelana dan Aidan karena, mereka akan keluar untuk menikmati malam Minggu.
"Aduh cantik sekali anak mamah ini, bakal terpesona ini Aidan kalau liat kamu." Puji aldara, karena, penampilan kelana kali ini, malam ini sangat-sangat berbeda.
Ia menampilkan sosok dewasa dan juga independen dan yang melihatnya akan langsung terpesona, di jamin.
Bagaimana tidak? Dua manusia yang sedang berlomba-lomba untuk menjadi terbaik kepada sang kekasihnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Penampilan kelana, malam ini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Penampilan Aidan malam ini.
Keduanya sangat cocok sekali, perpaduan baju milik kelana putih dan hitam milik Aidan.
"Anak papah udah gede ya, udah dewasa sekarang."
"Aaaa mamah papah, makasih ya udah selalu sayang sama na, makasih udah kasih yang terbaik buat na." Ujarnya lalu, memeluk kedua orangtuanya.
Tok ... tok.. tok...
"Itu pasti Aidan mah, pah."
"Yaudah samperin sana, pacar tercinta nya." Ucap Rafka dengan hati yang tidak rela tetapi ini kebahagiaan anaknya.
"Ululuu papa kan tetep yang pertama." Kelana mencium pipi Rafka lalu bergantian dengan aldara.
"Dah mah, pah, na berangkat sama Aidan dulu ya." Ucap kelana dengan berjalan meninggalkan keduanya.
Saat pintu di buka, perlahan tapi pasti, mata mereka melihat satu sama lain, terpukau.