29🎀

132 74 2
                                        

"wait-wait. Lo punya pacar, let?" Tanya kelana penasaran karena melihat sahabatnya senyum-senyum sendiri dengan ponselnya.

Alih-alih tertangkap alias ke gap, letta langsung bersikap biasa lagi dan seolah tidak terjadi apa-apa.

"Apaansi, engga." Elak letta.

Namun, kelana tetaplah kelana yang rasa kepo nya meningkat.

"Bohong! Sini liat hp nya." Ucap kelana dengan ingin merebut hp letta.

"Enak aja, engga ya, ga boleh. Sembarangan aja."

Ting...

Bunyi notif dari hp letta berhasil membuat kedua gadis tersebut menjadi diam dan memperhatikan notifikasi yang muncul dari hp letta.

Dalam notifikasi tersebut, yang dapat di baca adalah seperti ini.

'sayang aku udah TF, kamu boleh jajan sepuas kamu ya.'

DAMNN BROO...

Mata kelana melotot dan mulutnya pun ikut membulat.

"Wawww, ternyata diam-diam Lo punya pacar nih. Selamat ya tapi gue kecewa si, karena Lo ga pernah bilang-bilang sama gue, ga pernah cerita-cerita sama gue."

"Iya iya gue ceritain nih. Janji ya jangan bilang siapa-siapa terutama keluarga gue."

Kelana dengan ekspresi serius nya, "iya gue janji, letta."

Saat letta ingin menceritakannya bel masuk sudah berbunyi.

"Nanti aja deh gue ceritain nya, udah bunyi bel nya, ayo balik ke kelas."

Kelana langsung memelas, lesu.

"Yah gajadi dengerin letta cerita."

Letta yang melihat sahabatnya tersebut langsung tersenyum, "udah nanti gue ceritain ko, tenang aja. Yu kita masuk dulu belajar."

"Janji."

"Janji."

Mereka berdua pun akhirnya kembali ke kelas, dengan perut kenyang dan hati senang. Letta doang si, kelana masih dihantui rasa penasaran nya.

***

Kini, Aidan sudah menjemput kelana di depan kelas nya bersama dengan Rio.

"Yah Rio, kayaknya Lo telat deh buat dapetin letta. Sekarang dia udah ada pengganti Lo yang bisa kasih dia duit, tau."

Rio dan Aidan terheran, maksudnya? Apakah letta sudah menemukan pasangannya? Apakah letta sudah diperlakukan seperti queen saat ini? Jika iya, itu baguslah.

Saat selesai kelana berbicara seperti itu, letta langsung memberi kode untuk diam namun, sayang seribu sayang itu terlambat karena kelana sudah menceritakannya.

Mata letta bertemu dengan mata Rio.

Dan, Rio langsung mengajak alias menarik tangan letta untuk pergi duluan dari Aidan dan kelana.

"Biarin lah, urusan rumah tangga mereka, lagian Rio telat si buat nembak letta kan jadi sekarang letta udah ada yang punya."

Dahi kelana di Sentil oleh Aidan.

"Awshh sakit, sayang."

"Rumah tangga rumah tangga. Kita aja masih sekolah sayang, mikirnya langsung ke sana aja."

Kelana hanya cengengesan.

"Yaudah ayo pulang."

"Ayo!!."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 06, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Milikku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang