27🎀

162 102 0
                                        

Dasar goblok, bodoh.

Kelana merutuki dirinya sendiri. ia menjadi salah tingkah bercampur cemburu. ntah bagaimana rasanya tetapi, perasaan seperti ini sangat tidak karuan baginya.

Di sisi lain, Aidan hanya tersenyum tipis. kelana duduk di pangkuannya lalu pergi meninggalkan nya karena malu? salting?

"Gimana gue ga selalu jatuh cinta sama lo, kelana."

"Gue bakal tunjukkin kalau gue bisa ambil hati lo sepenuhnya, ga akan ada yang bisa rebut lo dari gue!"

BRUKKKK ....

"Aduh sorry gue ga sengaja."

"Ga bisa liat-liat apa kalau lagi jalan? udah gede main lari-larian. kaya anak kecil tau." ucap nya dengan nada tinggi, membuat kelana menjadi ketakutan.

"gue kan udah minta maaf." jawab kelana dengan keberanian yang ia punya.

BUGHHH ....

Satu pukulan berhasil membuat kelana dan seseorang yang kelana tabrak shock.

Bagaimana tidak? Aidan tiba-tiba saja datang dan memukul wajah cowok tersebut.

"Lo budek? cewe gue udah bilang sorry kenapa lo bilang sama dia pake nada tinggi? cewe gue ga suka." Aidan langsung memukul kembali wajah laki-laki tersebut. sebelum akhirnya Aidan menyuruhnya untuk pergi.

Kelana? tentu saja ia juga merasa salting lagi???

"Sayang kamu gapapa?" tanya Aidan sambil mengecek tangan, baju, juga memutar tubuh kelana yang mungil.

"apaan si? gue gakpapa." jawab kelana ketus.

Aidan tersenyum, membuat kelana merasa aneh dan takut??

"Kenapa?" tanya kelana sedikit panik.

Aidan tidak menjawab, ia tetap tersenyum.

"apaansi? ga jelas banget."

Bukannya marah, Aidan semakin gemas dengan tingkah laku kekasihnya ini.

Tanpa aba-aba, Aidan langsung memeluk tubuh mungil kelana.

"sayang kasih tau aku. kasih tau semuanya yang bikin kamu nangis, bikin kamu badmood dan bikin kamu sakit sama aku." ucap Aidan masih dalam pelukannya.

Kelana berusaha melepas pelukannya namun, nihil. Aidan semakin memperkuat namun tidak melukai gadisnya.

Aidan ingin seperti ini, sebentar.

Aidan ingin berada di tempat ternyaman nya.

Aidan ingin seperti itu di rumahnya yang bukan berbentuk bangunan.

Kelana sangat bahagia dimiliki oleh orang yang ia punya menyayangi dan mencintainya tapi, rasa itu masih berlawanan dengan sifat nya Aidan yang ternyata friendly.

Aidan pun melonggarkan pelukannya, dan kelana langsung menjauh.

"Ada apa? coba sini bilang sama aku sayang."

Kelana tetap diam. rasa amarah dan cemburu nya masih membara di dalam hatinya.

"Okey, aku ga mau untuk kamu bercerita saat ini tap-."

"Aku cemburu." jawab kelana cepat, lalu membuang mukanya ke arah lain tidak menatap wajah kekasihnya.

Aidan terheran, mengerutkan dahinya nya. tak paham.

"Ihhhh gatau deh." kesal kelana.

"Coba sini pelan-pelan ngomong nya sayangku, sini liat ke aku dan ceritain semuanya sama aku kasih tau aku yang bikin kamu cemburu." ucap Aidan menarik dagu kelana.

Milikku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang