Pulang - (bukan random)

36 5 0
                                        

Sudah bertahun-tahun semenjak Kang Kwonjoo, dang Direktur Pusat Panggilan sekaligus Komandan Utama Tim Golden Time, menghilang. Tanpa ada pemberitahuan dan tanpa ada kabar selama bertahun-tahun. Bagaimana nasib para anggota lainnya?

.

.

Note: nggak terlalu penting sih, tapi rekomen bacanya sambil dengerin Missing You - BTOB atau Hampa - Ari Lasso. Intinya, sy sebagai author lagi kangen Kang Center 😭😭🤧

.

.

Lampu sirine kemerahan menyinari di samping kanan dan kiri sebuah ruangan berisi belasan orang sibuk di belakang meja kerja. Meski kalah terang dengan cahaya putih di tiap sudut yang menjadi pencahayaan utama ruangan itu, tetapi cahaya merah berputar itu memberikan suasana yang berbeda bagi para penghuninya.

Terlihat dengan amat jelas, raut muka seluruh penghuni ruangan itu serupa-selain pakaian biru gelap mereka yang juga seragam tentu saja. Ekspresi serius dengan gurat kecemasan tercermin di wajah setiap orang, bahkan ada yang sedikit berkeringat dingin meski pendingin ruangan di sana masih berfungsi dengan baik. Mereka semua memfokuskan pandangan ke dua hal, yang pertama pada layar komputer mereka, dan yang kedua pada layar super besar yang terpampang di salah satu sisi ruangan, tepat di depan mereka.

Terutama sosok yang berada di balik meja paling belakang, sekaligus paling lebar di ruangan itu. Netranya terus bergantian memicing ke arah layar besar dan layar-layar komputer berderet di mejanya. Sebuah headset terpasang di kepalanya, mulutnya terus membeberkan informasi serta mengarahkan para petugas lapangan melalui mic yang terpasang di alat berwarna hitam itu. Rambut sebahunya yang biasa ia tata setiap berangkat kerja pun kini sedikit lusuh dengan peluh membasahi pucuk jambangnya. Ekspresinya sangat menunjukkan betapa tingginya tensi ruangan itu-begitu sesak dan tertekan.

Hal itu terus berlangsung setidaknya lebih dari satu jam-hingga lampu sirine padam dan tanda code zero yang terpampang di sudut layar besar itu menghilang. Sontak, semua orang langsung menghela napas, seakan berusaha melepas semua karbondioksida yang sejak tadi tertahan dalam paru-paru. Wanita yang berada di balik meja bertanda 'Direktur Pusat' itu mengelap peluh yang sudah sejak tadi mengalir tanpa ia sadari. Setelah mengetik laporan singkat di komputer, wanita dengan bordiran nama 'Park Eunsoo' di seragam birunya itu memilih untuk pergi dari meja tersebut dan beralih ke meja kerjanya sendiri yang berada tepat di depan meja Direktur Pusat.

"Kerja bagus, semuanya. Tolong tetap fokus hingga akhir shift kalian."

Suara mengiyakan dan saling berbalas kata semangat terdengar sedikit menggema di ruangan itu, membuat Eunsoo hanya bisa tersenyum simpul sebelum akhirnya mendudukkan dirinya di kursi miliknya.

"Anda sudah bekerja keras, Timjangnim," Dari meja sebelah, Woojoo berusaha memberi semangat pada seniornya dengan senyuman lebarnya.

"Kau juga, Agen Han. Padahal kau sangat menjunjung tinggi work-life balance, tetapi kau malah terjebak dalam dunia lembur Tim Golden Time," balas Eunsoo, antara bercanda sekaligus miris saat melihat wajah rekan ahli IT-nya itu yang dihiasi lingkar kehitaman di sekitar matanya.

"Ey, bukankah sudah kubilang kalau aku bisa merelakan kehidupan santaiku jika itu untuk Tim Golden Time panutanku?" Woojoo tertawa ringan sebelum melanjutkan, "Dan lebih baik berkacalah dulu, Park Timjangnim. Mata panda Anda sudah hampir punya anak mata panda, loh."

Eunsoo hanya tertawa kecil mendengar kelakar juniornya itu. Ia pun mengembalikan atensinya pada pekerjaan yang ada di depan matanya, mengurus laporan, memantau kinerja petugas lain, terkadang ikut menjawab telepon, dan lain sebagainya. Saat ia melihat layar komputernya, terpampang permintaan pembinaan sistem Golden Time yang diajukan wilayah lain, melihatnya saja sudah membuat Eunsoo pusing.

Moksori - voiceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang