Special Chap : Kinal POV

3.7K 241 6
                                        

Special Chapter! :D
Karena banyak yang req POV-nya Kinal baiklah saya kabulkan hehe
Yuk langsung di baca aja^^
Maaf kalau jelek yah :'D

--------------------------

Aku tak menyadari seberapa besar cinta nya padaku saat itu, aku bodoh telah menyembunyikan perasaan ini. Sudah lama ku pendam dan kini harus berakhir tanpa kejelasan. Aku melukai hati nya, dan Ia terus memaksa ku untuk kembali.

Seandainya mimpi buruk itu tak terjadi padaku mungkin saat ini, detik ini aku bisa merasakan kehangatan tubuh nya. Belai manja nya menyentuh puncak kepala ku, mungkin saja ia mengecup pipiku, perhatian nya.

Aku berdiri di depan sebuah meja panjang yang ada di dalam kamar ku. Berjejer rapi foto-foto ku bersama ve dengan berbagai macam bingkai yang unik. Mataku dengan sayu tertatap ke sebuah foto yang bisa di bilang foto favorit ku. Aku duduk di sebelah ve dengan posisi tegap sambil merangkul nya, sedangkan dirinya menidurkan kepala nya di atas bahu ku. Saling tersenyum lebar hingga menampakkan kebahagiaan yang kami rasakan.

Ku ambil foto itu, ku elus wajah manis ve di foto itu. Ada rasa senang dan sedih. Di saat yang seperti ini aku tak bisa mengembangkan perasaan ku, aku malah dengan ego ku. Menginginkan ve untuk melupakan ku. Tapi apa? Aku malah tak bisa melupakan nya.

Hati ku saat ini perih, gundah, kecewa, marah, semua campur aduk. Rahangku mengeras, tangan ku mengkepal erat.

Praanggg!!!

Ku dorong semua apa yang ada di atas meja ini hingga jatuh berserakan di lantai. Foto-foto itu, semuanya! Pecah tak berbentuk lagi. Hanya tinggal goresan senyum di balik foto yang kini tergeletak di lantai. Tanpa tersadar air mata ku jatuh, badan ku melemas dan membuatku terhempas ke lantai, terduduk bersandar di meja dekat ku saat ini.

Ku tekukkan kaki ku, menyembunyikan wajah ku yang kini sudah memerah. Nangis ku terisak. Aku masih terus dengan segala amarah ku.

"Kenapa mimpi itu harus terjadi pada diri ku? Kenapaaaa?!" ucapku berteriak seperti orang gila

Aku tak tahu lagi harus berbuat apa, semenjak mimpi itu terus menghantui ku. Men-doktrin ku untuk terus merubah perasaan ini. Aku di paksa, aku di tekan. Aku tak sanggup harus hidup seperti ini. Tak ku sangka mimpi yang ku kira hanya bunga tidur itu sekarang malah berujung kenyataan. Kesalahan ku! Aku tak bisa lari, terasa mimpi dan kehidupan nyata ku berhubungan erat.

#FLASHBACK ON

Aku pulang dengan perasaan campur aduk. Antara marah dan cemburu. Sangkin tak bisa menahan amarah aku hampir saja menabrak seorang pengendara motor dan membuat ku harus di bentak-bentak. Bagaimana tidak? Aku merasa terasingkan ketika ghaida dekat dengan ve. Apalagi kejadian yang membuat ve harus sulit untuk berjalan karena kaki nya terkilir.

Aku sampai di rumah, segera langsung bersih-bersih dan memilih untuk langsung merebahkan tubuhku diatas ranjang. Aku lelah dengan hari ini. Saat itu aku ingin mengungkapkan semua perasaan ku, tapi apa daya ketika ghaida datang menganggu.

~~~~~~~~

Aku berdiri di depan meja panjang yang ada di kamar ku. Berjejer rapi foto-foto ku bersama ve dengan bingkai yang unik dan lucu. Ku ambil salah satu foto itu, ku tatap wajah ve yang tersenyum lebar, ku elus wajah nya yang ada di foto itu.

"Aku akan membahagiakan mu ve, aku tak akan membiarkan perasaan ini, kamu harus tau" ucapku sambil menatap foto itu

Namun tak berapa lama seketika kamar ku berubah menjadi gelap. Aku heran dan bingung. Di sekeliling ku semua serba gelap, tak terlihat apapun, aku mulai melangkahkan kaki ku mencoba untuk mencari saklar lampu kamar ku. Tapi entah kenapa ada seseorang yang menarik ku dalam gelap nya keadaan saat ini. Ia menarik ku cukup kuat hingga aku tak bisa melepaskan tarikan nya itu dan...

VEraunophileTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang