Pagi yang sial buat ku, kini kudapati mobil yang tak bisa menyala. Sudah beberapa kali aku mencoba untuk menghidupkannya tapi percuma saja, tak ada hasil. Ku banting pintu mobil ini dan memilih untuk naik bis saja.
Aku sampai di halte menunggu bis yang akan segera lewat. Untung saja hari ini kelas di mulai pukul 10 pagi, sekarang masih pukul 7.30 pagi, tak ada yang perlu di khawatirkan jika aku terlambat masuk kelas. Namun yang aku sangsikan, apakah kinal mau menemui ku pagi ini saja, aku hanya ingin menceritakan sesuatu padanya.
Sebegitu sial kah aku hari ini? Ku dapati bis yang sangat padat saat ini. Tak ada kursi yang bisa ku duduki, semua nya penuh. Alhasil aku berposisi tegak memegang erat pegangan atas yang tersedia di bis ini. Menghilangkan rasa bosan, ku buka ipod ku dan memutar lagu-lagu Basttile.
Tak lama aku sampai di kampus. Jalan ku tak fokus karena asik di balik layar hp ku sehingga tak sengaja menabrak seorang gadis kecil. "Eh maaf dik" tukas ku
"Gpp kak" balas nya tertunduk
Entah kenapa aku begitu penasaran dengan anak kecil ini. Kenapa ia bisa ada di area kampus seperti ini. Ia menunduk tak ingin melihat ku, tapi dari bentuk rambut dan postur nya aku seperti mengenali gadis kecil ini. Tanpa basa-basi aku langsung merendah menyamai tinggi gadis kecil ini. Tanpa di sadari apa yang ku lihat, dia adalah gadis kecil yang ada di mimpi ku saat itu. Aku kaget hingga mulut ku ini tak bisa bergerak sedikit pun.
Seketika gadis kecil itu berlari meninggalkan ku yang masih mematung. Dan tak berapa lama aku tersadar atas kepergian gadis kecil itu. Dengan cepat aku berbalik dan mendapati gadis kecil itu berlari.
"Hey, tunggu! Nama kamu siapa?" teriak ku
Namun tak ada jawaban yang ku dengar dari gadis kecil itu. Ia malah terus berlari hingga sosok nya tak terlihat lagi. Aku semakin bertanya-tanya siapa gadis kecil itu? Sungguh ia persis dengan gadis yang ada di mimpiku itu. Namun seketika aku teringat kinal, ya! Kenapa aku jadi membuang-buang waktu memikirkan gadis kecil itu? Seketika aku berbalik arah menuju kelas kinal.
"Nal?" panggil ku yang tak disangka aku menemui nya tengah duduk sendirian di kursi tunggu depan kelas nya
"Ve? Ada apa?"
"Kamu ada waktu pagi ini?"
"Hmm..." sambil melihat jam yang ada di pergelangan tangan nya, "ada, tapi ngak bisa lama-lama" tukas nya lagi membuat ku bahagia mendengar nya
"Ya tak masalah, kita ngobrol di taman belakang aja yah"
Akhirnya aku dan kinal sampai di tempat yang di maksud. Taman yang cukup asri persis berada di belakang fakultasku. Tak banyak yang memilih beristirahat disini karena taman yang terlalu terbelakang ini, juga tak banyak tempat yang bisa di gunakan sebagai tempat foto-foto alias selfie.
Aku duduk di sebelah kinal menatap kearah yang sama. Sudah lama aku tak merasakan kehangatan tubuhnya dari samping ini. Sesekali aku melihat wajah samping nya itu. Manis. Dan selalu membuat ku semangat menjalani setiap aktifitas ku.
"Ve? Truss kamu mau ngapain?" ucapnya seketika menyadarkan ku dari menatap wajah samping nya itu
"Eh iya nal, aku mau ceritain sesuatu sama kamu"
"Hm.. Cerita apa?"
Benarkah aku harus menceritakan semuanya pada kinal? Aku tak tahu apa reaksinya ketika aku menceritakan hal ini padanya, mimpi yang jauh di luar nalar. Namun dengan tekad yang kuat akhirnya aku bercerita. Kinal hanya diam, mungkin ia berusaha mencerna setiap cerita ku yang cukup aneh ini.
"...dan pagi ini pun aku melihat sosok gadis kecil itu di kampus ini" lanjutku mengakhiri cerita
"Kamu berkhayal ve, mana ada mimpi bisa jadi nyata"
KAMU SEDANG MEMBACA
VEraunophile
Hayran Kurgu[NEXT S2] GxG Kejadian 17 tahun lalu itu membuat ve benar-benar berubah menjadi wanita yang serba tertutup. sikap nya berubah menjadi pemalu dan pendiam. hal yang sulit bagi nya adalah sikap terbuka kepada setiap orang. Ve termasuk orang yang pemil...
