[ON GOING]
[EDITING PROGRESS]
Sekarang aku percaya dengan adanya takdir. Ya, sebenarnya aku sendiri tidak bisa menyimpulkan ini 'baik' atau 'buruk' nya untuk diriku. Karena kejadian itu dan pada hari itu kehidupanku berubah 180 derajat.
Mobil yang dikendarai Taehyung membawa mereka pergi dari tempat itu.
Sekilas Taehyung melirik gadis yang berada disampingnya itu melalui ekor matanya. Lalu tangannya pun memutar stir mobil ke arah berlawanan dari apartemen Yura.
Merasa bukan ini jalan menuju apartemennya, Yura segera menegakkan badannya.
"Sebelum ke apartemenmu, temani aku kesuatu tempat," ucap Taehyung tanpa meminta persetujuan Yura.
-00-
Mobil itu akhirnya berhenti disuatu taman bermain yang jarang dikunjungi orang. Walaupun begitu, taman itu tetap terlihat indah pada malam hari.
Yura duduk disalah satu bangku taman dan mengayunkan kakinya. Sembari menatap nanar tanah dibawah kakinya
"Ini. Ambilah," tak lama Taehyung datang dengan membawakan segelas susu coklat kesukaan Yura.
Gadis itu menoleh lalu tersenyum. Tangannya menerima minuman yang diberikan untuknya. "Gomawo (terima kasih)."
Taehyung mendudukan dirinya disamping Yura. "Bagaimana? Merasa agak baikan?"
Tangan Yura menaruh gelas itu disampingnya. "Sedikit..." Gadis itu tersenyum hambar seraya memainkan tanah dengan kaki kecilnya.
"Mianhae (maaf)," suara berat yang keluar dari mulut Taehyung membuat Yura memasang wajahnya dengan ekspresi bingung.
Tetapi Taehyung tidak membalas tatapan Yura. Matanya hanya menatap kosong kedepan.
"Sebenarnya aku menyelesaikan latihanku lebih awal. Jadi aku ingin langsung menjemputmu, sebab itu aku tidak menjawab pesanmu," Taehyung sedikit menggigit bibir bawahnya. Kemudian kembali berbicara.
"Aku ingin mengejutkanmu, tapi aku melihat kedua pria itu mengikutimu jadi aku menunggu dari jauh karena kupikir mereka itu mengenalmu," Taehyung tersenyum pahit. Tangannya kembali mencengkram kuat, rasanya ia ingin mengutuk dirinya sendiri karena kejadian tadi.
Tangan kecil Yura terangkat dan digenggamnya punggung tangan pria itu.
Merasakan ada sentuhan. Pandangan Taehyung teralih menatap Yura yang kini sedang tersenyum manis. Seolah olah mengatakan padanya,aku baik baik saja.
Taehyung sedikit mendekatkan posisi duduknya dengan Yura. Di usapnya rambut gadis yang akhir akhir ini membuatnya menjadi gila.
Ya. Taehyung mulai gila bahkan tergila gila dengan gadis ini.
"Berjanjilah akan selalu ada didekatku. Kejadian tadi anggap saja sebagai kecerobohanku," Taehyung membalas senyuman Yura. Tangannya masih bertengger nyaman membelai rambut Yura.
Entah kenapa ia benar benar ingin selalu berada didekatnya.
Sedangkan Yura? Dia hanya menatap Taehyung dengan polosnya. Karena saat ini ia tak mengerti sikap yang Taehyung lakukan padanya.
-00-
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.