27

1.4K 154 9
                                        

Pasangan-pasangan itu keluar masuk dari mobil mewah yang membawa mereka kesuatu pesta disebuah gedung mewah. Terlihat itu bukan pesta kecil karena semua orang yang datang begitu terlihat elegant dengan pakaian mereka yang dirancang oleh designer handal. Lampu dari bola krystal itu mengkilap, mengarah pada pasangannya yang malam ini menjadi pusat perhatian digedung itu. Lee Jong Hyun dan Gong Seung Yeon kini telah resmi menjadi suami istri setelah tadi pagi mereka mengucap janji suci didepan seluruh keluarga dan seorang pendeta.

Pasangan pengantin baru itu tidak melepaskan senyum bahagia mereka sedari pagi, dan itu bisa dipastikan membuat bibir mereka kram karenanya. Tapi biarlah, bukankah hari bahagia harus disambut dengan senyum gembira ?

Satu persatu undangan mendatangi mereka untuk mengucapkan selamat, bahkan untuk mengambil foto bersama, hingga pasangan itu dikejutkan oleh seseorang yang begitu sangat mereka kenal.

"Omo !!! Jong Hoon-ah ! kau datang ?" teriak Jong Hyun.

"Tentu saja, kau teman ku. Selamat Jong Hyun-ah. akhirnya kau benar-benar menikah" ucap Jong Hoon.

Jong Hoon dan Jong Hyun adalah sahabat lama, keduanya begitu sangat akrab hingga saat sekolah menengah atas Jong Hyun memutuskan untuk ke Jepang dan dari sana lah hubungan kedua sahabat itu menjadi renggang. Namun ternyata mereka begitu beruntung, tiga hari yang lalu saat Jong Hyun mencek beberapa persiapan untuk pernikahannya, tanpa sengaja keduanya dipertemukan disebuah cafe yang dulu menjadi salah satu tempat berkumpul favorite mereka. Dan disini lah mereka, bertemu diacara bahagia.

Seung Yeon yang sedari tadi diam menatap kedua sahabat kecil itu tersadar dengan seseorang yang diam berdiri tepat disebelah Jong Hoon. Seung Yeon terus memperhatikan wajah laki-laki itu, hingga ia yakin benar-benar mengingat wajah dingin itu waktu lalu.

"Eoh, kau !!!" Jong Hyun yang mendengar istrinya sedikit berteriak pun ikut mengarahkan pandangannya pada objek yang Seung Yeon lihat, begitu juga dengan Jong Hoon.

"Apa ?" tanya yang dipandang.

"Anda lupa dengan saya ? Saya yang waktu itu anda tolong karena hampir pingsan dipinggir jalan" jelas Seung Yeon. Sedangkan Jong Hyun kini sudah benar-benar mengingat dengan baik siapa laki-laki itu.

"Aku ? Hah, mungkin anda salah orang"

"Itu benar Seung Yeon-ssi. Mungkin kau salah orang. Dia bukan seseorang yang terlihat baik" timpal Jong Hoon.

"Aku yakin kau orangnya. Kau bersama Shin Hye eonni saat itu". Dan itu benar-benar berhasil membuat Yong Hwa mengingat semuanya. Seung Yeon, wanita yang tempo dulu ingin pingsan dipinggir jalan karena kelelahan dan membuat Shin Hye harus memintanya menepikan mobilnya dan menolong Seung Yeon. Ya, Yong Hwa mengingatnya dengan baik.

Tapi tunggu !!! Seung Yeon memanggil Shin Hye eonni. Shin Hye menolong Seung Yeon waktu itu, dan itu jelas mereka kenal dekat. Yang jadi masalah, Shin Hye pasti akan datang kesini, sedangkan Yong Hwa ikut keacara ini bersama Jong Hoon tujuannya untuk sedikit bisa melupakan Shin Hye, tapi sekarang ? Apa dia harus kabur ?.

"Eoh, eonni !!!" sial, dia terlambat !!

***

Shin Hye berjalan memasuki gedung yang kini telah didekor begitu sangat elegant dengan perpaduan warna putih dan cokelat. Ia datang tidak sendiri, kali ini ia datang bersama Sejoo yang tidak ada kegiatan. Shin Hye mengajak Sejoo bukan tanpa alasan, Shin sangat tau jika Sejoo ingin menghabiskan waktu istihatnya dengan baik dan juga karena Sejoo berteman baik dengan Jong Hyun.

"Eoh, eonni !" lambaian tangan Seung Yeon membawa langkah Shin Hye dan Sejoo menuju sebuah panggung kecil yang ia lihat ada beberapa orang diatasnya, tapi yang Shin Hye tau laki-laki disamping Seung Yeon itu adalah Jong Hyun sedangkan dua orang lainnya ia tidak tau.

My Beloved BratTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang