"Mira!!" teriak seseorang dari kejauhan
"Hai, Anna" jawabku
Anna adalah teman sekelas perkuliahanku. Kami berbincang-bincang dan ingin pergi ke kantin. Tapi, aku baru ingat bahwa aku harus ke perpustakaan untuk meminjam buku Statistik. Akhirnya kami mengakhiri pembicaraan kami dan aku langsung menyeberang jalan.
Saat ini pukul 13:13
Grup Line :
Andi
"Nanti mata kuliah statistik jam berapa?"
Vera
"Sepertinya tidak ada jam hari ini, karena pak Surya sedang sibuk"
Sandy
"Akhirnya bisa istirahat lebih lama dari hari sebelumnya heheee"
Vera
"Kau memang pemalas hahaaa #LOL"
Mira
"Teman-teman, kata pak Surya nanti kita tetap ada pelajaran, jam 7 malam nanti"
Sandy
"Hah?? Katanya bapaknya sibuk, aduhh jadi takut, ntar kaya dosen gaib yang diberita-berita itu lagi"
Bima
"Hahaaa, kita hajar San hantunya hehee"
Sandy
"Beres boy!!"
Mira
"Jangan lupa jam 7, terimakasih"
Vera
"Baik, ketua"
Grup line berakhir sampai disini.
Waktu telah menunjukan pukul 6:58
"Mana sih dosennya, lama banget" kata Sandy
"Iya nih, ketua juga belum datang" jawab Vera
Waktu menunjukan pukul 7:05
"Maaf saya telat sedikit" kata pak Surya sembari duduk dikursi
"Ehh liatin kakinya, nyentuh tanah gak" bisik Bima
"Pstt ehh kamu ini" balas Vera
Tak lama setelah itu, Mira datang dan waktu menunjukan pukul 7:07
Mira duduk dan memgeluarkan buku-bukunya.
"Heh Mira, lu kemana aja?" tanya Vera
"Mir, Anna kemana?" sahut Sandy
Mira hanya diam tanpa sepatah kata yang keluar dari mulutnya.
"Aku takut" kata Mira
"Takut kenapa?" tanya Vera pelan
"Tenang, tuh dosen kakinya nyentuh tanah kok, gak kaya dosen gaib yang diberitain itu" balas Sandy
*Ning... Nong... (Grup Line)
Anna
"Teman-teman :'("
Sandy
"Heh, Anna, lu kemana? Kenapa lu?"
Bima
"Anna gak kuliah?"
Anna
"Aku gak bisa datang. Aku lagi dirumah sakit sama Mira. Aku mau kabarin kekalian, Mira tadi siang kecelakaan pas nyeberang jalan. Sempat dibawa kerumah sakit dan dapat pertolongan, tapi baru saja Mira meninggal"
Grup Line berakhir. (Reader by 46)
Sontak seisi kelas diam dan tak berani menoleh, terutama Vera yang ada di samping Mira. Hanya suara dosen yang sedang menjelaskan didepan kelas.
Kami tak dapat bergerak dalam kelas ini, sampai jam pelajaran habis. Lalu, saat jam telah usai, pak Surya meminta absen pada Mira.
"Mir, bapak minta absennya"
"Absen? Bapak mau yang warna merah darah atau putih pucat seperti wajah saya?" kata Mira dengan wajah hancur penuh luka
Sontak semua mahasiswa/i dan juga pak Surya berlari keluar kelas. Keesokan harinya hal ini menjadi perbincangan hangat, dan kelas tersebut tak pernah dipakai lagi. Seluruh jam pelajaran pada malam hari telah dihapuskan.
-AR-
KAMU SEDANG MEMBACA
DIE : Future Is Not Real [COMPLETED]
Horror"Masa depan tidak lah nyata, hanya ekspetasi orang biasa. Masa depan adalah kematian yang nyata akan terjadi. Mati sekarang atau nanti? Kita pasti akan bertemu...." -Mr. Die Email : adityaramadhan55892@gmail.com Instagram : @adityar05 Line : adite05
![DIE : Future Is Not Real [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/78617438-64-k196677.jpg)