CONTEST

605 58 0
                                        

Aku dan adikku selalu berlomba, tetapi perlombaan kami bukan perlombaan biasa. Kami sering adu kekuatan, ketahanan, dan juga ketelitian.

Aku selalu menang dari nya setiap kami berlomba, seperti saat kami bergulat, adu ketahanan di dalam air, dan juga perlombaan membunuh orang terbanyak.

Tetapi untuk perlombaan kali ini dia berhasil memenangkannya, yaitu lomba tidak berkedip.

Yah, jelas dia menang. Dia kan sudah mati ku cekik hingga matanya terbelalak lebar saat perlombaan sebelumnya.




























































Perlombaan membunuh orang terbanyak, ku bunuh adikku saat ia tidur, dan hingga saat ini matanya tak bisa tertutup.




























Tidak salahkan? Tak ada syarat dalam lomba membunuh orang saat itu, dia nya saja yang terlalu baik hingga tak bisa membunuhku. Bahkan aku mempersilakannya membunuh Ayah dan Ibu




Selamat adikku, akhirnya kau bisa mengalahkanku dalam perlombaan terakhir.

-AR

DIE : Future Is Not Real [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang