part 19

364 10 0
                                        

Antara Cinta dan Sahabat

Sekarang (Namakamu) dan Bastian sedang berada di sebuah cafe yang bernuansa romantis.

Ini salah satu cafe terfavorit mereka berlima,menurut mereka cafe ini enak untuk jadi tempat tongkrongan.

Namun sekarang hanya (Namakamu) dan Bastian yang mengunjungi cafe ini.

Bastian pun memanggil pelayan cafe ini dan sesaat kemudian pelayan pun datang "mau pesan apa Bas,(Nama)?" Tanya pelayan cafe yang sudah mengenal mereka berdua.

"Biasa mba nis,(Namakamu) cuma mau red velvet sama lemon tea nya ya,mba nis.kalo lo,Bas mau apa?" Jawab (Namakamu) dan beralih menanya Bastian.

"Bastian cuma mau green tea aja,mba" Ucap Bastian tanpa mengalih kan pandangan nya yang sedang sibuk memandang handphone nya.

"Oke mba ulang ya,red velvet nya satu,green tea nya satu,sama lemon tea nya satu. Udah kan? Oh ya yang lain mana tumben cuma berdua?" tanya mba Anis dan di jawab oleh (Namakamu).

"Yang lain ga bisa ikut,mba" ucap (Namakamu) yang seratus persen bohong.

"Oh yaudah mba tinggal dulu ya" ucap mba Anis dan setelah itu pergi meninggal kan meja Bastian dan (Namakamu).

Di meja hanya ada kehingan mereka berdua sibuk dengan aktivitas masing masing,(Namakamu) yang sibuk dengan fikiran nya dan Bastian yang sibuk dengan handphone nya.

Selang beberapa menit pun pesanan mereka datang. Dan dengan segera (Namakamu) melahap red velvet nya dan Bastian hanya menyesap sedikit green tea nya.

"Lo mau,Bas?" Ucap (Namakamu) yang menawarkan red velvet nya ke Bastian dan di balas gelengan oleh Bastian.

(Namakamu) memakan sendiri red velvet itu. Namun perhatian nya beralih kepada pintu cafe yang berbunyi pertanda ada pengunjung yang datang dan mata nya fokus pada dua orang yang baru memasuki cafe ini.

"Hy bro" ucap Aldi yang bertos ria pada Bastian,ya yang tadi memasuki cafe ini adalah Aldi dan Bang Kiki.

Mereka berdua pun duduk berhadapan dengan (Namakamu) dan Bastian.

"Makan sendirian aja,(Nama). Ga bagi bagi lagi" ucap Bang kiki.

"Oh lo mau Bang? Pesen aja ndri" ucap (Namakamu) dengan santai nya dan Bangkiki pun mengerucut kan bibir nya.

Aldi dan Bastian yang melihat tingkah (Namakamu) dan Bangkiki hanya terkekeh.

"Canda,Bang. Nih kalo lo mau ambil aja kali,biasa nya juga langsung ngambil" Ucap (Namakamu) sambil menyodor kan red velvet nya ke Bangkiki.

Bangkiki pun langsung melahap red velvet itu sampai habis.

"Laper apa doyan,Bang?" Tanya Bastian yang melihat Bangkiki memakan red velvet milik (Namakamu) dengan lahap nya.

"Dhuwua dhuwua nya" ucap Bangkiki tidak jelas.

Mereka bertiga pun terkekeh melihat Bangkiki yang berbicara dengan tidak jelas.

"Oh ya,(Nama). Maaf ya Abang sama Aldi ga bisa nemenin lo setiap saat kaya Bastian. Ya lo tau sendiri kan sifat Iqbaal kaya apa?" Ucap Bangkiki yang telah selesai memakan red velvet itu sambil menatap (Namakamu).

(Namakamu) pun tersenyum dan berkata "ya,Bang. Santai aja gue ngerti kok,lo sama Aldi temenin Iqbaal aja biar gue sama Bastian aja" Bangkiki pun tersenyum mendengar ucapan (Namakamu).

"Kita juga udah bujuk Iqbaal kok,(Nama) buat maafin lo. Lagian lo ga salah kok,tapi kenapa lo malah bilang ke Iqbaal kalo lo yang ngelakuin itu?" Tanya Aldi sambil menatap (Namakamu) yang kini sedang tertunduk.

Antara Cinta dan SahabatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang