Setelah percakapan mematikan yang menjerat Mimi dan Zyan tadi malam. Keesokan harinya mereka berdua bertemu di meja makan.
"Pagi Mimi!" Ucap Zyan ketika memasuki aula makan.
Mimi awalnya tampak heran tapi ia mulai ingat mengapa Zyan memanggilnya Mimi. "Pagi Zyan" Mimi tersenyum manjhaa pada Zyan.
Mereka berdua pun menikmati Roti isi kayu manis bersama.
Tak lama ratu clarion pun datang menhampiri Mimi dan Zyan.
"Isabella, ibunda punya kabar gembira untuk mu" Ratu clarion terlihat sangat bahagia.
Sedangkan Mimi dan Zyan hanya bertukar pandang yang mengherankan kedua belah pihak.
"Begini, Sodara mu akan datang siang ini"
Mimi terkejut sedangkan Zyan terlihat biasa seakan sudah mengetahui hal ini.
"Apa? Aku punya sodara? Siapa dia? Dari mana dia? Apakah dia gadis? " pertanyaan mimi yang sangat unik membuat ratu clarion menjawabnya dengan lapang dada.
"Iya, maksudku dia adalah sodara tirimu, dia dari bumi, dia gadis yang shantiq. Namanya Zyntiya"
Belum selesai Mimi mencerna perkataan ratu clarion. Seorang gadis trendi di depan pintu masuk aula makan berteriak histeris.
"Ibunda!!!!!" ratu clarion seakan mengetahui siapa yang berteriak histeris itu. Ratu clarion berbalik dengan penuh air mata buaya kebahagiaan lari memeluk gadis itu.
"Zyntiya!!!!" teriak ratu clarion sambil lari memeluk Zyntiya.
"Uh ibunda, akhirnya aku mendapat liburan juga" Mereka berdua menumpahkan air mata buaya kebahagiaan bersama.
Hal itu membuat Mimi dan Zyan juga turut berharu lara. Sampai Mimi dan Zyan hampir pelukan.
Ratu clarion berbalik kearah Mimi dan Zyan.
"Ah iya Isabella, ini Zyntiya, sodara tiri mu" Zyntiya mengacungkan tangannya mengajak bersalaman.
Mimi terlihat bingung dengan apa yang Zyntiya lakukan.
"Ah tentu zaja! Aku lupa, jabat tangan ku. Itu yang biaza di lakukan jika kau berkenalan di bumi" Ucapnya dengan suara gould nya.
Mimi pun menjabat tangan Zyntiya.
"Zyntiya, panggil zaja Anizyah" Ucap Anizyah sambil melontarkan senyuman sinis.
Entah mengapa Mimi teringat dengan penjual yang meracuninya di pasar waktu itu.
"Isabella, panggil saja Mimi" Mimi hanya tersenyum dalam kebingungan.
"Ah bincang bincang nya nanti saja, pasti Zyntiya lelah, kan? " Ucap ratu clarion.
Anizyah hanya mengangguk bagai guk guk.
Ratu clarion pun menaiki tangga bersama Anizyah.
Sedangkan Mimi dan Zyan hanya tinggal diam memandangi mereka berdua. Ratu clarion dan Anizyah tampak Sangat kompak menaiki tangga. Mereka terlihat sangat anggun.
Zyan menarik lembut tangan Mimi.
"Ikut aku ada yang harus ku bicarakan"
Mereka berdua pun sampai di taman utama kahyangan. Di sana hanya ada mereka berdua.
Zyan memulai percakapan. "Mimi, dengarkan baik baik. Anizyah itu adalah orang yang sangat ambisius. Ia juga sangat pendengki. Pasti dia sudah iri dan dengki jika saja ia tau bahwa kau lebih shantix darinya"
"Tapi dia lebih shantiq daripada akyuh" Ucap Mimi merendahkan.
"Dia punya sebuah cermin, cermin ajaib. Ia selalu bertanya siapakah gadis tercantik di kahyangan. Jika kau adalah gadisnya maka ia akan melukaimu. Tapi tenang aku ada di sini untukmu"
Ucapan Zyan langsung membuat Mimi merasa aman, tentram, sentosa, adil, dan makmur.
"Terimakasih"
***
"Ibunda bizakah kau keluar, aku ingin iztirahat" Ucap Anizyah memasang wajah lesu tak beriak.
"Oh iya, istirahat lah" Ucap ratu clarion seraya keluar dari kamar Anizyah.
Tepat setelah ratu clarion keluar, Anizyah langsung mengeluarkan cermin kecil berwarna merah muda dari tas shopee nya.
Ia bercermin lalu berbicara pada bayangannya di cermin.
"Cermin oh cermin, ziapakah gadiz yang paling zhantiq dan manjhaa di kahyangan?" Tanya nya pada cermin. Ia tersenyum seakan sudah yakin bahwa dirinya lah yang akan di sebut.
Suara yang mirip dengan suara Anizyah keluar dari cermin, bayangan dirinya bergerak tak mengikuti gerakan Anizyah yang asli. Seakan ia berbicara pada kembarannya.
"Tentu saja engkau" Anizyah tersenyum pulas. "Tapi... " Anizyah tiba tiba merubah ekspresi wajahnya menjadi bingung.
"tapi apa...? "
"Tapi... Ada seorang gadis yang lebih shantiq dan majhaa dari mu. Ia juga memiliki daimen di dalam yang melindungi keperawanan abadi nya. Dia adalah Isabella arumi rafunzel. Mimi Peri"
Anizyah menjadi sangat marah. "Mulai zekarang, Mimi adalah muzuh ku. Zezuai janjiku, ziapapun yang menghalangiku menjadi gadiz ter zhantiq di kahyangan, akan ku bunuh! "
To be continued....
***
Yo... Yo... Nih ama author lagi bosan yak, gak kan *maksa /plak/
Aduh gimana nih nasib mimi, bertambah lagi deh haters mimi. Ya gak papalah mimi kan punya kekuatan keperawanan abadi. Jadi gak usah kawatir.
Btw tokoh baru ini aku dapet dari temen aku. Jadi yak gitu deh /gitugimana/ ya gitu /plak/
Eh uh ah ih... Moga lagi nambah banyak ridernya ama votnya yak.
Harap jangan jadi silen rider.
Bye salam saphaa manjhaa....😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Mimi Peri Rafunzele [TAMAT]
FanfictionJauh dari kehidupan yang naif di bumi, di atas nya, di dimensi yang berbeda, sebuah dunia yang lebih indah dari bumi, negeri kahyangan. Hiduplah seorang peri mungil nan majhaa, dia adalah Isabella arumi rafunzel, ia kerap di sapa mimi. Gadis yang hi...
![Mimi Peri Rafunzele [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/88953305-64-k799560.jpg)