21 : Auwkirin ?

269 18 5
                                        

Author's PoV

"Zyan akyuh akan kepasar dulu yah" pamit Mimi pada zyan yang masih terlelap.

"Okey tak apa, akyuh akan menulis surat ajah" Mimi pun menulis surat lalu pergi.

Sebelum itu, Mimi bersiap dulu untuk berbaur dengan rakjel didesa Mimi mewarnai rambutnya yang berwarna blonde menjadi hitam pekat dengan tinta gurita, Mimi juga menutupi wujud perinya dengan singlet putih ditutupi mantel berbulu lebat manjhaa, Bulubulu singlet manjhaa. Tak lupa, agar tetap aman Mimi menggunakan alis mata berlapis baja anti badai.

Mimi segera menuju pasar dengan uang seadanya.

***

Dipasar suasana nya sangat ramai, penuh dengan anak adam dan hawa dimana mana, para putra adam tetap saja terpukau dengan keshantiqan 17 kali lipat Mimi meski sudah menyamar.

Mimi mengahmpiri salah satu penjual jelek jelita yang menjual roti asam manis. "Bi, ini harganya berapa?" Bibi itu tambah menunjukkan wajah jelek jelitanya, meski tak tahan Mimi tetap kuadh.

"Owh, ini harganya cuma 100.000 perbungkus, murah lo mba" Jawabnya. "Apa tidak bisa lebih murah bi? "

Bibi itu terlihat berpikir panjang hingga memakan waktu 30 menit. "Ah, bisa bisa untuk gadis mungil majhaa nan shantiq kayak mba bibi kasi 99.999 saja" Ucapnya dengan senyum ramah.

"Mm tapi bi, akyuh cuma punya 5000 ajah, boleh ga" Tiba tiba senyuman itu menjadi kerucut "Boleh ko, tapi pembukusnya aja" Mimi pun pergi dengan sedih. Lalu seorang wanita dengan baju jala jala hitam datang.

"Kau harus memberikan roti itu dengan geratis, harus! " Itu Auwkirin, ia mempengaruhi penjual itu dengan kekuatan nya. "Baiklah" Wanita itu seperti terhipnotis.

"Inih" Awkirin menjulurkan roti asam manis itu pada Mimi. Mimi berbalik. "Mengapa kau membantuku? " Tanya Mimi.

"Akuh tau kau dan zyan kusayang diusir dari istana dan setelah menguping, kau katanya ingit membuat pasukan ya"

"Sebenarnya kami melarikan diri" Jawab Mimi lalu berjalan pergi ke gua disusul oleh Auwkirin.

"Jadi, apa akuh boleh ikut? " Mimi berhenti sejenak mendengar hal itu. "Kau yakin? Apa yang membuat mu ingin bergabung? "

"Ya akuh yakin, aku ingin bergabung untuk bisa dekat dengan zyan kusayang lagipula akuh Sangat membenci anizyah dia sangat sok cantik dan punya banyak followers di perigram" Jelas Auwkirin yang membuat Mimi percaya padanya.

"Baiklah kau diterima! Selamat ya! Okey mulai sekarang kau akan dipanggil Awkering"

Awkering menjadi sangat senang dengan nama barunya.

***

Mereka pun sampai di gua. "Zyan akyuh pulang" Mimi masuk kedalam gua bersama awkering. "Hei! Apa yang wanita ini lakukan disini! " Zyan tampak kaget.

"tenang zyan, dia sudah menjadi bagian dari kita" Awkering tersenyum nakhal pada zyan, zyan hanya mengkusutkan alisnya.

"Ayo makan" Ajak Mimi sambil membuka sebungkus roti asam manis yang tadi diambilnya.

Mereka pun makan bersama.

***

Hae ni author, maap baroe apdet kemaren author lagi kena writters block :''v ini juga baru segini :v maap ya ga nepatin janjo juga /triple slap/ :v

OIYA KALO KELEYAN MO BANTU KASI IDE DI DIRECT MESSEGE ADJAH YA :v

SALAM SAPHAA MANJHAA


Mimi Peri Rafunzele [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang