13 : Kematian ratu clarion

416 37 0
                                        

Setelah pulang dari kerajaan trash can, ratu clarion langsung menuju ke istana kahyangan. Karena saat itu ia harus pulang mendadak karena firasat buruk, ratu clarion tak membawa antek anteknya.

Ratu clarion pun pergi ke istana kahyangan menaiki yunikorn berwarna merah muda hingga akhirnya sampai di istana kahyangan.

"Isabella putri ku...dimana kamu, ibunda datang... " Suara ratu clarion bergema di seluruh aula utama istana kahyangan.

Seorang wanita keluar dari balik dinding istana, Anizyah. Air terus menetes dari matanya, air mata buaya tepatnya.

Ia Sangat pandai berakting hingga tampak nyata meski sebenarnya ia menggunakan sari mata buaya. Yaitu tanaman yang dapat menghasilkan sejenis enzim yang bisa mengeluarkan air mata dengan deras.

Ratu clarion menjadi panik, bingung, sekaligus khawatir. Entah mengapa Anizyah menangis begitu deras. "Ada apa dengan mu Anizyah dan... Dimana Isabella?"

"Hix... Hix.... Iz... Izabella... Hix te... Telah... " Ia berhenti ketika ratu clarion mengguncang tubuhnya dahsyat. Anizyah melanjutkan "Dia... Telah.... Ma.... Mati.... Hix hix" Air matanya terus bercucuran.

"Tak mungkin! TAK MUNGKIN!!!! IIISAAABEELLLAAA!!!!!!!!!" ratu clarion berteriak histeris di dalam tangisannya.

"Bagaimana? Katakan! BAGAIMANA"
ratu clarion terus menjogedkan tubuh Anizyah.

"Dia bilang ingin ke bumi untuk mandi kembang 18 rupa, ta..tapi zetelah zeharian tak pulang aku pun menyuzulnya kebumi. Dan... A.. Aku lihat zelendangnya bersimbah darah tanpa.. Tanpa tubuhnya dizana" Jelas Anizyah penuh kebohongan.

Ratu clarion tiba tiba pingsan. Sehingga Anizyah memerintahkan dayang dayang membawa tubuh ratu clarion.

***

Di lorong istana, seorang pria tamvan berjalan menggunakan baju kahyangan. Ia berjalan dengan santai tak menghiraukan sekitarnya, tapi musibah bisa datang kapan saja...

"Selamat pagi tuan zyan!" Ucap seorang prajurit yang berpapasan dengan zyan di lorong. "pagi" Balas zyan dengan tersenyum.

Tapi prajurit itu terlihat sangat aneh ia berjalan melewati zyan tapi ia masih tetap berbalik memperhatikan zyan dengan tatapan liar.

Zyan yang cool tak memperhatikan prajurit itu. Akhirnya prajurit itu menunjukkan wajah aslinya. Ia mengeluarkan sebatang Kara. Alat penembak seukuran jari telunjuk terbuat dari bambu.

Lalu ia meniupnya dan sebuah bola kecil tertembak kearah leher zyan lalu meledak mengeluarkan asap berwarna putih kebiruan.

Kara itu berisi biji ketumbar yang ketika hancur akan mengeluarkan gas tidur yang sangat kuat.

Zyan pun secara spontan tertidur pulas. Sebelum kepalanya mendarat dilantai dan membuat keributan prajurit tadi menangkapnya lalu membawanya ke penjara bawah tanah.

Tentu ini adalah salah satu rencana jahat Anizyah untuk merebut tahta kerajaan kahyangan.

***

Di kamar yang sangat indah. Ruangan paling mewah di seluruh istana kahyangan. Ruangan dengan dinding berlapis gould, lantai berlapis platinum dan jendela terbuat dari daimen transparan.

Itu adalah kamar ratu clarion. Di kasur yang besar nan empuk tidurlah seorang ratu shantiq. Tubuhnya lemas tak berdaya kini mulai sadar.

Ketika matanya pertama kali terbuka, bukannya Mimi putri nya yang ia lihat melainkan wanita jahat yang terbungkus dalam wujud yang shantiq nan mungil.

"A.... Ani...zyah" Ucap nya dengan lemas.

Anizyah menyodorkan teh minyak pada ratu clarion. "Ini minum dulu, agar ibunda dapat merasa lebih baik"

Ratu clarion yang sangat baik hati dan sangat percaya pada putri angkatnya itu langsung meminumnya tanpa pikir panjang.

Glup... Glup...

Bukannya memiliki hasiat menenangkan, justru teh minyak yang di sodorkan Anizyah pada ratu clarion membuat ratu clarion kejang kejang.

Anizyah memasang raut wajah khawatir "Ada apa denganmu... " Ia menyeringai kejam "Wanita tua! "

Ratu clarion bingung dalam tubuhnya yang kejang kejang hingga ia tak dapat berkata apa apa.

"Ya! Aku yang meletakkan racun mata ikan didalam teh minyak mu! Akhirnya zetelah zekian lama aku menunggu kezempatan ini! Hahaha!"

Meski tubuhnya kejang dan tak dapat bergerak, tapi ratu clarion masih dapat melihat dan mendengar setiap kata yang menyakitkan hati dari Anizyah.

"Dan kau tahu! Aku yang membunuh mimi! Hahaha!!!" Ia menyeringai kejam pada ratu hingga akhirnya roh ratu clarion pergi dari tubuhnya.

"AKHIRNYA!!!! "

To be continued...

***

Maap yak baru update soalnya baru dapet ide :v ntar author update 1 part lagi deh.

Di vote dan komen yak!!!
SALAM SAPHAA MANJHAA...😘

Mimi Peri Rafunzele [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang