ONCE UPON A TIME 5

5.9K 481 32
                                        

" tuan, kami sudah meneukan orang dalam yang bersedia untuk bekerja sama dengan kita." Lapor sekertaris pribadi nya.

" benarkah, siapa." Vayke menatap penuh dengan rasa ingin tahu.

" nama nya voi , seorang wanita yang bertugas di bagian data, dan saat ini ia tengah berkencan dengan seorang pria ber nama teo. Yang merupakan rekan kerja satu grup dengan tuan taka.'

" menarik." Vayk dengan jelas-jelas menunjukan senyum kegembiraan nya...'' lalu apa yang ia minta."... melalang buana di dunia bisnis selama ini , membuat vayk mempelajari satu hal penting...tidak ada yang percuma, semua ada harga nya.... karna itu ia sangat yakin wanita ini pasti menginginkan sesuatu di atas bantuan yang ia sodorkan.

" ia hanya meminta kita untuk menanggung biaya pernikahan mewah milik nya nanti dengan kekasih nya teo...sepenuh nya." sekertaris nya menambahakan tekanan nada saat ia mengucapkan kalimat terakhir.

Vayk tertawa kecil. Menanggung biaya pernikahan mewah wanita itu....itu hala yang sangat mudah dan murah, bdoh sekali wanita itu meminta balasan hanya dengan itu. Bathin vayk sambil menatap ke layar monitor.

Di sana ia melihat taka tengah duduk di kursi makan sambil menikmati secangkir kopi dan membaca sebuah majalah sambil sesekalimelirik jam di tangan nya. vayk turut melirik jam tangan nya. dan ia mengernyitkan khening nya.

ini sudah masuk bahkan leawat jam di mana taka seharus nya sudah berangkat ke kantor meninggalkan kamar nya. kenapa pria muda itu masih duduk di sana, dan bertingklah seakan-akan tengah menunggu seseorang...

" apa hari ini ada kadwal untuk pasukan khusus yang aku perintahkan untuk membersihkan rumah taka." tanya vayk mengaruk sisi khening nya dengan ujung jari telunjuk, berfikir dan menduga-duga apa yang tengah di lakukan buruan nya saat ini.

" benar tuan..."

Satu pikiran terlintas di benak vayk, taka ingin menemukan para peri....para wanita pilihan yang ia beri tugas untuk membersihkan rumah buruan nya dan memastikan persedian makanan di kulkas selalu tersedia dan dalam kondisi segar...yang melakukan perintah nya.

" batal kan misi hari ini..." ucap vayk, merasa kesal membayangkan pria muda yang saat ini tengah berdiri di depan pintu yang tertutup rapat di hadapan nya sebelum ia kembali duduk di kursi semula melanjut kan apa yang tadi ia lakukan.

" baik, tapi jika boleh saya tahu alasan nya.'

Vayk tidak menjawab hanya memutar leptop nya ke arah sekertaris nya. membiarkan pria itu mencari jawaban nya sendir. Seng sekertaris melihat kedalam layar laptop dan mendapatkan taka tengah menunggu pintu kamar nya terbuka.

" pastikan kau tidak mengirim pasukan khusus itu saat pria sial ini bertingkah mencurigakan seperti ini.' Ucap vayk sambil mengembalikan arah leptop ke pada nya. senyumpenuh kemenangan terpancar di wajah nya saat ia melihat reaksi kesal di wajah buruan nya.

" kau main main petak umpet, akan ku ladeni.'' Vayk mengulurkan tangan menyentil wajah buruan nya yang nampak jelas di layar monitor nya.

Selagi sekertaris pribadinya sibuk menerima telpon dari seseorang, dan melangkah meninggalkan ruangan kerja mewah itu. Vayk sibuk memperhatikan taka yang sedang gundah di dalam kamar nya. ekspresi wajah taka saat itu cukup membuat vayk dapat tersenyum geli melihat nya.

Vayk masih memperhatikan ekspresi priceless dari buruan nya saat ruang kerja nya kembali terbuka dan sekertaris nya kembali melangkah menghampiri nya dengan sebuah map di tangan nya.

" kenapa.?" Tanya vayk tanpa mengalihkan matanya dari ekspresi wajah rupawan buruan nya yang sedang kesal.

" mengenai rumah yang di inginkan tuan taka. kami rasa, kami telah menemukan nya."

BURUAN CANTIK KUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang