Part 11

691 59 6
                                        

"Mengerti apa? Yu Ao, kamu harus memakan habis paprika itu." Hua Jun Tong tidak memiliki waktu untuk mencerna kata-kata Xiang Yu Ao karena semua pikiran dan penglihatannya hanya tertuju pada paprika di piring anak itu.

"Tidak mau, aku tidak mau memakannya."

Tidak ada orang yang bisa memaksanya, bahkan jika itu daddy sekalipun, dia sudah biasa mengatur semuanya sendiri.

"Ok, kalau begitu, mari kita buat kesepakatan." Melihat Yu Ao yang sangat keras kepala itu, Hua Jun Tong bermaksud untuk menggunakan cara lain.

"Kesepakatan apa?" tanya Xiang Yu Ao yang kelihatanya tidak tertarik sama sekali.

"Kamu bukannya ingin tahu apa itu cerita sebelum tidur? Kalau kamu menghabiskan semua paprika ini, aku akan menceritakan cerita sebelum tidur untukmu."

Kemarin malam, Xiang Yu Ao secara tidak sengaja mendengar kata-kata Hua Jun Tong yang sedang bergumam. Hua Jun Tong sangat khawatir anak-anak di panti asuhan tidak bisa tidur dengan lelap karena dia tidak menceritakan cerita sebelum tidur pada mereka. Xiang Yu Ao pun bertanya kepadanya apa itu cerita sebelum tidur.

Saat itu Hua Jun Tong langsung menjelaskannya padanya, biarpun saat itu Xiang Yu Ao hanya membalasnya dengan satu kata 'membosankan', tapi dari raut wajah anak itu, Hua Jun Tong bisa melihat kalau Yu Ao sangat tertarik dengan itu.

"Cerita sebelum tidur?"

Mendengar perkataan Hua Jun Tong, matanya langsung berbinar-binar, padahal awalnya dia sama sekali tidak tertarik dengan kesepakatan yang akan dibuat oleh Hua Jun Tong.

"Iya! Biarpun aku tidak tahu kamu pernah mendengarnya atau tidak, tapi.... aku bisa memerankan banyak karakter, biarpun kamu mendengar cerita tapi kamu akan merasa seperti sedang menonton TV, benar-benar sangat menarik!!"

Xiang Yu Ao terlihat mulai tertarik dengan tawaran Hua Jun Tong.

Dia melihat lagi paprika di piringnya, dia mulai ragu, tapi dia malu menerima tawaran Hua Jun Tong. "Aku sudah bilang kalau itu sangat membosankan."

Melihat keraguan Yu Ao, Hua Jun Tong tertawa diam-diam.

"Tolonglah! Terima saja! Aku sudah terbiasa menceritakan cerita sebelum tidur pada anak-anak, aku tidak bisa tidur jika kamu tidak mau mendengarkan cerita sebelum tidur itu." Hua Jun Tong mengatakannya dengan raut wajah yang sangat serius, nada bicaranya juga terdengar begitu tulus.

"Kalau begitu.... baiklah!" Jawab Yu Ao dengan ekspresi terpaksa, padahal dalam hatinya dia sangat senang dengan itu.

"Terima kasih ya." Hua Jun Tong bertepuk tangan karena senang lalu menunjuk ke arah paprika yang ada di piring Yu Ao dan berkata: "Semua ini harus dihabiskan ya!"

"Aku tahu!" jawab Yu Ao dengan muka memerah, dia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini.

Demi cerita sebelum tidur... Xiang Yu Ao memutuskan untuk berjuang, dia menahan napasnya lalu memasukkan semua paprika itu ke dalam mulutnya.

"Wah! Hebat sekali! Yu Ao adalah anak yang pemberani!"

Hua Jun Tong memuji Yu Ao dengan sungguh-sungguh, dia sangat senang sampai-sampai tidak bisa berhenti tersenyum.

Mendengar percakapan antara Hua Jun Tong dan anaknya, Daniel dengan spontan tersenyum, kemudian dia berjalan menuju ke arah ruang makan.

Yu Ao sedang meminum sup jagungnya dengan harapan bisa mengusir bau paprika yang ada di mulutnya, dia kaget melihat daddynya sedang berjalan memasuki ruang makan.

Dia tidak pernah melihat daddynya sepagi ini di ruang makan. Biarpun dia sangat kaget, tapi dia langsung menyimpan raut wajah kagetnya dan memasang raut wajah yang datar dan dingin seperti daddynya.

My Lovely BrideCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang