"Hold my hand and keep me close. I never let you go.No, not tonight."
Sehari setelah 'kepulangan' Ayra, klan werewolf ramai - ramai datang ke kediaman Whiteblood untuk memberi ucapan selamat dan terima kasih secara langsung untuk Ayra.Kini, gadis itu sedang duduk santai di halaman belakang karena lelelahan menanggapi seluruh klannya.Bukannya dia tidak suka, dia hanya belum pulih benar.Tenaganya belum terkumpul semua.Melihat seekor burung yang berada didepannya membuatnya tersenyum.
"Lucunya." Burung itu merasakan keberadaan Ayra.Tak lama, ia pun naik keatas pangkuan Ayra tanpa rasa takut sama sekali.Ia pun berinteraksi sejenak sebelum melepas burung itu kembali ke udara."Masih lelah ? " ucap sang suami yang sedikit mengejutkan Ayra.
"Tidak juga, tapi aku masih belum terbiasa.Tidak berjalan selama satu tahun membuat kakiku cepat sakit." Ayra tersenyum lalu Zoec duduk disampingnya.
"Jangan paksakan dirimu.Lagipula sekarang kau sudah bebas.Tidak akan ada lagi yang menghalangi kita."
"Kau yakin ? "
"Sangat...kecuali untuk satu hal." ucap Zoec yang terdengar agak sedih.
"Apa ? "
"Aku tidak yakin dapat bertahan kalau harus kehilangan dirimu kelak.Maksudku, cepat atau lambat aku akan melepas keabadianku." ucap Zoec sambil memainkan kepang rambut Ayra.Gadis itu tertawa kecil lalu mencium tangan suaminya.
"Tidak perlu.Kau dan aku akan bersama selamanya, tenang saja." Zoec terkejut.
"Bagaimana kau bisa seyakin itu ? "
"Salah satu keuntungan dari ritual ini adalah keabadian untuk mereka yang selamat." jelas Ayra.Amat senang hati Zoec mendengarnya.
"Benarkah ? "
"Untuk apa aku berbohong ? Aku sudah tidak mau membohongimu."
"Aku senang kau tahu ? Selain itu, apa lagi keuntungan yang kau dapat ? "
"Hmmm...kurasa ada satu hal - " Ayra membelalakkan matanya karena teringat akan sesuatu.
"- AKU HARUS MELIHAT SESUATU ! " Gadis itu berlari menuju kamarnya lalu membuka kaus panjang yang ia kenakan."OH MY GOD ! " serunya saat melihat sebuah lukisan pada daerah pundak hingga dadanya.Kenapa ia baru menyadarinya ?
"Baby, what is it ? You alright ? " Zoec mengikuti arah suara itu dan melihat sang isteri...hanya mengenakan pakaian dalam.Bersyukurlah Ayra karena masih ada celana panjang yang menutupi entah apa didalamnya.Kalau tidak, bisa habis kesabaran Zoec detik ini juga.
"Check this out ! It's so fucking cool isn't it ? " seru Ayra yang sangat antusias menunjukkan tato barunya.Zoec harus sedikit hati - hati saat melihatnya karena seperti yang sudah disebutkan, tato yang kecil dan panjang itu berasal dari pundak hingga ? Dada Ayra.
"Language please.But yes, how did you ? " ucapnya mencari topik.
"Salah satu keuntungan ritual.Aku dibuatkan tato sendiri.Para Alpha akan mendapat tato identitas dibuatkan saat mereka berusia lima belas.Tapi karena aku mendapat giliran ritual ini, maka tatoku spesial karena dipilihkan oleh bulan."
"Ya, nampak bagus.Tapi aku harus melihat dari dekat." Ayra hanya membiarkan suaminya sebelum tahu apa yang dilakukan Zoec.Pria itu mengecupi leher dan perpotongan pundaknya, membuat Ayra harus mencegahnya sebelum ia mengeluarkan suara yang tidak diinginkan.
"Zo ! Ini masih siang ! " Zoec tersenyum miring.
"Lalu apa bedanya ? Kau membiarkan ku sendirian selama satu tahun.Milikku hampir berkarat kau tahu ? " protes Zoec yang kembali melakukan aktivitasnya.
"Ugh, but i - "
"No buts ! This is your punishment for leaving your husband all by his own." Zoec menarik gadis itu dan mendiringnya ke tembok.Mengunci tangannya sehingga Ayra tidak bisa bergerak.
"Then why don't you get yourself a fucking pocket pussy ? " seru Ayra yang sedikit sebal.Dia sedang tidak mood melakukan hal ini.
"Your pussy's my favorite princess." Namun, kata - kata seduktif Zoec bisa menjadi saklarnya.
"Jeez, stop with that gross kind of talking.But no, i'm not a princess.I'm a queen." seru Ayra menunjukkan tatonya.Yah, ada benarnya, dia memang ratu dari para werewolf.Tapi, Zoec juga raja dari klan vampir.
"Yeah, yeah whatever."
"Well you should know one thing sir.You might be a king but watch this queen conquer." seru Ayra kembali yang seperti anak kecil.Hal itu ia sengaja lakukan agar Zoec tidak melanjutkan aktivitasnya.Paling tidak bisa mengundur sedikit.Hingga terdengar ketukan di pintu saat Zoec hendak mengklaim bibir ranum isterinya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Under The Moon We Vow
Genç KurguMortals atau immortals, semuanya tetap mahluk yang harus diakui.Manusia dan vampir sebagai - Tunggu ! ada satu lagi, Werewolf ! kenapa mereka dilupakan ? apa mereka sudah punah ? lalu kenapa vampir masih diingat ? Semua karena kejadian masa lalu ya...