Chapter 7 'No sex before married'

5.6K 409 11
                                        

Sehun menggeliatkan tubuhnya. Dan langsung di hadapkan dengan pemandangan luar biasa indah di pagi hari yang cerah ini, seakan mendukung suasana hangat yang berada di dalam kamar mewah gadis cantik yang sedang tertidur pulas di pelukan si pria tampan. Dia pandangi wajah cantik wanita di sampingnya yang sedang memeluk erat pinggangnya. Ya Tuhan dia cantik sekali.

Lalu Sehun melirik jam dinding yang ada di kamar Luhan, 'Jam 07:15' gumamnya pelan.

Pandangannya Sehun alihkan pada si gadis yang masih meringkuk seperti bayi di pelukannya.

'Choi Luhan beruntung sekali aku memilikimu' Batin Sehun sambil mengelus sayang rambut brown honey gadisnya itu.

Choi Luhan adalah gadis baik-baik nan polos yang selalu menebar senyum cerahnya kepada siapa pun, namun itu dulu. Sekarang hanya ada gadis cantik yang dingin dan angkuh yang sangat tertutup. Sekarang hanya ada gadis yang selalu menutup kebaikannya dengan sifat angkuhnya, si cantik yang ramah sudah berubah menjadi gadis yang selalu tertutup, menutupi kebaikannya dengan sifat angkuhnya. Tidak masalah bagi sehun. Yang penting dia mencintai gadis cantik ini. Tidak hanya kecantikannya, namun kebaikannya yang sengaja dia tutupi. Sehun tahu, Luhan adalah gadis yang baik, bahkan Sehun tahu kebaikan kebaikan apa yang selalu Luhan lakukan, dia tahu dari baekhyun.

Gadis cantik ini tidak perduli pada orang-orang di luar sana yang menganggapnya gadis angkuh yang sombong karena kekayaannya. Dia tidak perduli pada dunia yang menghujatnya. Yang penting orang terdekatnya tahu siapa Luhan yang sebenarnya. Dia hanyalah gadis polos sedikit mesum yang baik hati dan hangat kepada orang-orang terdekatnya. Hanya orang beruntunglah yang bisa merasakan kehangatannya, dan Sehun termasuk salah satu orang beruntung itu. Dia mencintai gadis polos sedikit mesum dan angkuh yang sedang menggeliat di pelukannya ini. Dia mencinta gadis dingin yang selalu perfeksionis dalam segala hal ini. Dia mencintai gadis pekerja keras yang mendapat julukan 'iblis berwajah malaikat' dari rekan-rekan bisnisnya. Dia mencintai gadis ini, sungguh. Dia mencintai apa pun tentang Luhan-nya.

Lihatlah tubuh mungil namun menggoda itu, si putri tidur mulai meregangkan tubuhnya dan terlentang, yang membuat selimut yang menyelimuti keduanya turun karena ulah si cantik. Disitu terlihat dada gadis itu yang kembang kepis... 'Luhan, jangan bangunkan adik ku sayang '.

Di pagi hari yang cerah ini, Sehun pandangi mata si cantik yang terpejam, hidungnya yang bangir, bibirnya yang tetap merah merona walau tanpa make up, pipinya yang selalu memerah saat di goda. Sehun mencium semua bagian wajah gadis cantik ini. Entahlah..sepertinya Sehun akan memulai kenakalannya di pagi ini.

Karena suasana yang mendukung dan Luhan yang masih tertidur pulas. Sehun pikir tidak apa-apa jika dia sedikit bermain dengan gadis ini. Ingat kan jika Sehun itu pria yang tak kalah mesumnya dengan sahabat eksotisnya yang bernama Kim Jongin itu?.

Si tampan mulai menyentuh bagian dada si cantik, sambil merapalkan doa 'semoga Luhan tidak terbangun'. Sehun mulai memainkan dada Luhan dengan jari-jari terlatihnya. Dia mengelus halus dada kenyal nan menggoda itu, Dan melingkarkan jari-jarinya, kadang mencubit kecil bagian pucuk dada si cantik yang masih di lapisi piama tidur tipis, dan beruntunglah Sehun karena Luhan tidak pernah memakai bra saat tidur. 'itu tidak sehat untuk payudaranya' begitu kata Luhan.

Sehun masih tetap dengan aksinya membejati payudara Luhan, dan kelihatan sekali jika Luhan mulai merasa risih, dan Sehun tetap melanjutkan aksinya, tidak perduli jika si cantik mulai menggeliat tidak nyaman dalam tidurnya.

"Emhhh.." Luhan mendesah ringan saat merasakan dadanya yang sedang di remas-remas itu. 'Apa aku sedang bermimpi basah, lagi?' Luhan membatin dalam tidurnya.

Saat Luhan mengerang Sehun langsung melumat bibir Luhan yang sedikit terbuka. Terus melumatnya tanpa perduli jika si cantik akan terbangun dan menendang selengkangannya, lagi.

Million Reasons [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang