Chapter 29 'The-Wedding'

10.4K 448 55
                                        

Sosok yang sedang berdiri sambil menyandarkan tubuh tegapnya di dinding itu memijit kepalanya yang berdenyut pening.

Sesekali ia akan mencomot keripik kentang yang sudah ada di tangannya sejak lima belas menit yang lalu. Tidak jarang dia akan menggigit kasar cemilan itu sehingga mengeluarkan suara khas renyah yang ia harap akan menarik perhatian sosok yang menjadi objek pandangannya sedari tadi.

Sesekali juga akan terdengar kekehan geli atau dengusan parah di sela-sela kunyahannya saat netranya menangkap sesuatu yang membuatnya pening berkat ulah wanita jahil yang selalu berhasil menciptakan kerutan di wajah tampannya.

"Kau berniat mengusirku?", Tanyanya setelah ia menghabiskan keripik kentangnya dan membuang sampahnya sembarang tidak perduli jika mulut satu-satunya wanita cantik di rumah ini akan mengocehinya panjang lebar dan menendang bokongnya seperti biasa.

Si cantik yang menjadi objek perhatiannya sejak tadi dan penyebab keluarnya dengusan di mulutnya menolehkan kepala dan memberikan senyuman tanpa dosa di wajahnya yang cantik yang membuat dengusan pria itu semakin parah, "Mwo?", tanya si cantik. Si cantik yang sebentar lagi akan menjadi istrinya dan menghabiskan seluruh sisa hidupnya bersamanya. Berharap saja semoga ia tidak mati bosan dan kuat melewati hari-harinya bersama wanita cantik nan kejam yang semakin hari semakin sering membuatnya pening.

"Kau berniat mengusirku?," Tanyanya lagi dan duduk berjongkok di samping wanita yang sedang sibuk dengan koper besar miliknya dan beberapa pakainnya.

"Aku tidak", si wanita cantik menutup koper besar di hadapannya yang sudah ia penuhi dengan beberapa setel pakaian dan beberapa pasang sepatu.

"Lalu ini apa? Bisa anda jelaskan Nyonya Oh?", Sehun menunjuk koper besar di tangan Luhan dengan dagu lancipnya.

Si cantik tersenyum, "Ooh itu?", jari Luhan yang lentik menunjuk seonggok koper berwarna biru milik pria yang sedang menatapnya dengan alis menukik tajam, "Ini koper," Jawabnya yang membuat Sehun mengeluarkan dengusannya lagi.

"Demi Tuhan aku hanya pergi selama dua hari tapi kau mempersiapkan segalanya sudah seperti aku akan pergi lama saja. Apa kau memang ingin mengusirku?", Sehun berjongkok, mengulurkan tangan guna menyentil kening Luhan yang membuat wanita cantik itu terkekeh sendiri.

"Hanya jaga-jaga. Siapa tahu nanti kau kehujanan dan harus sering berganti pakaian. Jadi aku menyiapkan banyak pakain untuk mu. Bukankah aku sudah terlihat seperti calon istri yang luar biasa perhatian untuk mu Tuan Oh?", menarik tangan pria di hadapannya Luhan menghadiahi gigitan di sana dan mengelus alis tebal Sehun yang sedang menukik tajam. Terlihat sekali jika prianya sedang kesal padanya.

"Perhatian pantat mu Luhan", Akhirnya umpatan yang sejak tadi Sehun telan kini ia muntahkan kembali dengan rautnya yang masam sehingga membuat wanita yang sedang ia umpati itu semakin terkekeh renyah. Tidak tersinggung sama sekali saat pria yang di cintainya mengumpati dirinya dengan begitu lantang.

"Jangan mengumpat! jangan menularkan mulut pedasmu pada anakku!!", Ujarnya mengcopy paste perkataan prianya beberapa hari lalu dan melenggang begitu saja meninggalkan pria nya dengan wajah masamnya. Semakin masam saat matanya yang tajam melihat ia membaringkan tubuhnya di samping sang buah hati yang sedang terlelap damai. Tidak perduli pada perdebatan antara kedua orang tuanya yang sudah sering ia dengar bahkan sejak ia masih berbentuk segumpal darah.

"Jangan salahkan aku jika aku pulang lama bahkan tidak pulang sekalian!! Aku anggap kau mengusirku", Sehun yang sejak tadi sibuk mengendalikan tensi darahnya yang tiba-tiba mendidih karena kelakuan sang kekasih berujar kesal, tidak habis pikir dengan ulah Luhan yang semakin hari semakin ajaib.

"Tidak masalah, aku masih punya banyak stock pria tampan, seksi dan panas yang bisa ku kencani", Luhan berujar tanpa beban. Tidak pernah berfikir jika jawabannya akan melukai sang kekasih yang langsung menghadiahinya dengan tendangan bokong.

Million Reasons [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang