Dua puluh

136 7 0
                                    

Setahun sudah berlalu, dan kini kriesha sudah menjadi anak kuliah semester dua. Usianya, sudah sembilan belas tahun pada saat ini.

Rambutnya, sudah sepanjang pinggang pada saat ini dan badannya juga sudah benar benar bagus. Setahun yang lalu, ia dengan giat membuat otot dan juga menguruskan badannya. Dengan alasan, ia tidak mau menjadi kriesha yang sama dengan saat masih SMA.

Bisa dibilang, ia cukup terkenal sekampusnya. Tidak cuman terkenal, tapi dia termasuk pintar dan juga aktif. IPKnya, mencapai angka 3.9, Hampir sempurna. Oleh karena itu, selama semester dua ini dia hanya perlu membayar kuliah setengahnya.Dia juga menjalankan bisnis online, yang sekarang sudah berkembang dan ia memiliki dua asisten untuk mengurus online shopnya.

Tidak ada yang berubah dari persahabatan kriesha dan teman temannya, walaupun mereka semua terpisah oleh jarak kampus. Tapi, Hampir tiap dua minggu sekali mereka masih bertemu dengan satu sama lain.

"Kriesha, cepetan ikut gue deh!" Ucap grayson, salah satu teman dekat kriesha di kampus. Kriesha yang sedang mengerjakan tugasnya sendirian, langsung membereskan bukunya dan kemudian ikut dengan greyson.

Entah kemana, greyson akan membawa kriesha. Yang jelas, mereka seperti mau ke pusat unit kegiatana mahasiswa.

Di kampusnya, kriesha mengikuti kegiatan bahasa korea. Dan dia, sudah beberapa kali menang dalam lomba pidato bahasa korea di luar kampus.

Dan sekarang, mereka masuk ke ruang band. Kriesha tidak tahu, apa maksud dan tujuan dari greyson mengaja kriesha untuk masuk ke ruang band tersebut.

"kriesha!" Ucap cowok cowok, anggota band itu.

"hah?" Ucap kriesha, dan semua cowok cowok itu langsung cengar cengir sendiri.

"Masuk band kita ya! Kita butuh suara lu!" Ucap cowo cowok itu, sambil berlutut. Kriesha langsung mengerutkan dahinya, karena merasa bingung. Tapi, melihat ekspresi cowok cowok itu, keiesha merasa kasihan sebetulnya.

"Yaudah, gue masuk. Tapi, untuk temporary aja ya! Pokoknya, kalau gue capek gue keluar" ucap kriesha, dan ketiga cowok itu langsung bernafas lega.

Oh iya, kampus mereka akan pindah gedung. Dan katanya, akan bergabung jadi satu dengan sebuah kampus yang masih dirahasiakan sampai sekarang.

Kriesha   Keluar dari ruangan, dan berjalan bersama greyson menuju kantin. Tempat dimana, mereka biasa nongkrong bersama yang lainnya.

Setengah jam lagi, mereka baru boleh pulang dan kriesha akan jalan degan yang lain rencananya.

Di kantin, sudah ada britta, phoni, Dan samuel yang sedang nongkrong sambil makan pada saat itu. Kriesha dan greyson, langsung bergabung bersama mereka.

Di sisi lain,

Saat ini, max sedang fokus mengerjakan laporan di ruang kelasnya. Sementara anak lain berisik, dia sendiri yang paling diam dan fokus dengan pekerjaannya.

Max juga sudah benar benar berubah. Badannya sudah kekar, dan lebih berisi. Rambutnya sudah ganti model, dan jugw fashionnya lebih terupdate.

Dia adalah ketua dari organisasi mahasiswa, di kampusnya. Dan seperti masih sekolah, IPK nya sempurna mendapat nilai 4. Dan juga, dia aktif untuk kegiatan kegiatan di kampusnya. Dan juga, dia termasuk anak yang populer di kalangan perempuan terutama.

Leovir, yang satu jurusan dengan max, menghampiri max dan terlihat excited untuk menunjukkan sesuatu.

"Max" panggil leovir, max langsung memberhentikan pekerjaannya dan melepas kacamatanya.

"Apa?" Tanya max, leovir pun menunjukkan handphonennye. Di handphonenya itu, ada foto seroang perempuan dan max mengerutkan dahinya karena bingung.

If You Love Someone, You Have To Be Brave To Say (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang