Tiga Puluh Tujuh

151 8 0
                                    

Keesokan harinya, mereka akan perrgi ke koh samui island. Dari chiangmai ke koh samui, memakan waktu sekitar tiga setengah jam. Dan mereka harus menggunakan pesawat, untuk pergi ke koh samui.

Sesampainya di samui, mereka langsung pergi ke resort bagus yang telah dipesan satu paket dengan tournya. Karena agak mahal, jadi satu kamar harus diisi lima orang, jika yang mengisi anaka anak muda. Sisanya, perkeluarga masing masing.

Mereka semua mengganti baju, menjadi baju pantai dan mereka benar benar bebas di koh samui. Jadi, anak anak muda memilih untuk snorekling, kayaking dan pergi ke angtong national marine park. Intinya, mereka harus kembali sebelum pukul tujuh, karena nanti mereka mendapat free makan malam di kapal.

Pertwma, meka berkumpul dan pergi snorekling. Mereka harus naik cruise dulu, untuk pergi ke tengah laut. Setelah ditengah laut, semua langsung menggunakan pelampung, kaki katak, dan alat bantu nafas dan kacamata.

Kailex meminta tolong si pengendara, untuk merekam mereka. Mereka akan meloncat bersama sama, dan akan direkam menggunakan kamera kailex.

"1..2..3" dan, mereka pun langsung melompat bersama sama sambil bergandengan. Mereka langsung bisa melihat kebawah, walaupun badan mereka mengapung karena pelampung. Pemandangan bawah lautnya, sangat keren dan membuat mereka merasa seperti di aquarium yang besar.

Karena sedang pilek, Kriesha tidak bisa snorekling lama lama. Jadi, kriesha naik lebih dulu daripada yang lain. Ia langsupng naik ke cruise, dan memerhatikan yang lain sedang berenang kesana sini. Waktu mereka snorekling, tinggal lima menit lagi.

Max yang melihat kriesha naik, langsung ikut naik juga dan dia duduk disebelah kriesha diatas kapal. Kriesha terkejut, melihat max mendadak naik.

"Kok lu naik?" Tanya kriesha

"Nanti pas madison ultah, disuruh dateng sama mama gue" ucap max, dan kriesha mendadak kesenangan sendiri walaupunia tidak menunjukkannya diwajahnya.

"Yaudah, entar gue bawa si kristoff juga" ucap kriesha, dan ia menggoyang goyangkan kakinya yang menggantung. Leandro p melihat hal tersebut, dengan tatapn super tidak suka. Kriesha melihat hal itu, namun ia seolah tidak peduli.

"Max, kriesha! Hadep kesini" ucap caeron, dan kriesha mengeluarkan tanda peace. Kriesha sudah tidak sabar, untuk meminta foto tersebut kepada caeron.

Setelah semua naik kapal, mereka kembali ke pantai untuk kayaking. Kriesha berdiri, dan disampingnya ada max. Sejujurnya kriesha sudah mulai mabuk laut, tapi dia diam saja dan menyenderkan kepalanya pada besi pembatas kapal.

"Aduh, gue puyeng" ucap kriesha, dan berdiri hendak duduk ditengah saja. Max membantunya berjalan, sambil merangkul kriesha. Jantungnya, tidak bisa dikendalikan pada saat ini.

Sampai di pantai, kriesha diam terlebih dahulu dan baru dia naik kapal kayak yang hanya bisa dinaiki oleh dua orang. Kriesha naik dengan serra, dan mereka berdua teriak teriakkan karena tidak bisa mengendalikan kapal mereka sendiri. Yang lain, tertawa melihat mereka berteriak seperti itu. Tapi, setelah sepuluh menit akhirnya mereka bisa balance.

Sekarang, mereka makan siang di tempat makan yang paling dekat. Habis ini, mereka akan pergi ke ang thong tapi mereka harus ganti baju dulu. Nanti, mereka akan banyak foto foto ditempat itu.

"Woy, jangan makan banyak banyak. Entar sore, makan enak tuh pasti di kapal" ucap calvin

"Dih, iya.. Lupa" ucap mereka semua bersamaan, mereka akhirnya tidak memesan terlalu banyak makanan agar nanti sore bisa makan banyak. 



Untuk makan malam, kriesha menggunakan baju jumpsuit berwarna hitam. Semuanya janjian menggunakan baju hitam, karena nanti mereka akan foto bersama dengan keluarga gengnya dan semua yang ikut tour.Kriesha membiarkan rambutnya tergerai, dan mengkriting sedikit rambutnya.

If You Love Someone, You Have To Be Brave To Say (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang