Mohon maaf belum sepenuhnya REVISI.
Seorang wanita yang berparas cantik bernama Adele yang dipaksakan menikah oleh papinya. Bagaimana kehidupan rumah tangganya setelah menikah dengan seorang lelaki bernama Orlaydo Arsenio. Apakah adele bisa melewati...
Suara pecahan vas bunga. Lay baru saja melemparkan vas bunga karena emosinya meledak. Adele kabur dari massion sejak seminggu lalu.
"KALIAN GAK BECUS. BAGAIMANA BISA KABUR??"Lay mengepalkan tangan dengan perasaan emosi.
"Maaf tuan. Saya berusaha mencegah nona tapi nona terlalu cepat"ucap adam dengan nada gugup.
Lay mulai memijit pelipis dan mengacak rambut frustasi. Lay menatap dengan tatapan yang tidak bersahabat dengan para bodyguard hanya diam dan mematung. Para bodyguard hanya diam karena tuannya sedang emosi.
"Cepat carikan dia sampai dapat!!"perintah lay tanpa dibantah.
Para bodyguard mengangguk dan membungkuk lalu melangkah pergi dari ruangan lay.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lay menghempaskan bokong ke sebuah sofa. Lay menatap foto pigura pernikahan ia dengan adele. Lay menatap dengan tatapan datar dan dingin.
"Sialan kau adele. Kau mulai membangkang. Ku hukum kau jika kau sudah tertangkap" batin lay tangannya mengepal.
∆∆∆
Adele menghempaskan badannya di sebuah sofa. Kini adele sedang di apartemen milik kaindra. Sudah selama seminggu adele berada disini.
Ia memenjamkan mata sebentar karena ia lelah dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
Tiba tiba ada menyentuh sesuatu di pipinya adele. Ternyata kaindra sengaja menempelkan botol minuman di pipinya.
"Ini diminum" ucap kaindra menyodorkan minuman untuk adele
"Terimakasih"adele menerima minuman dari kaindra.
Kaindra mengangguk dan tersenyum. Ia menyewakan pelayan untuk menjaga adele di apartemennya.
Yeahh kaindra tidak menginap di sini karena ia sibuk kantor mengurusi berkas. Kaindra rutin mengecek adele di apartemennya.