chapter 24

13.2K 767 72
                                        


Sudah satu minggu sejak kejadian itu. Adele jadi jarang makan karena tidak nafsu makan.

Lay sekarang jadi jarang pulang ke mansion karena alasan ada perkerjaan lembur dikantor.

Adele merasakan sakit hati keadaan rumah tangga sedang kacau. Suaminya berubah semenjak wanita itu hadir di dalam rumah tangganya.

Adele meminta adam mencari info tentang wanita itu. Saat adam menyerahkan berkas info dan baca secara teliti ternyata wanita adalan mantan kekasih suaminya sebelum menikah dengan dia.

Jadi selama ini lay mencintai mantan kekasihnya.

"Aku ingin berpisah dengan kau lay. Kau sudah buat aku tersakiti"guman adele mengeluarkan air mata.

Sudah biasa adele disakiti suaminya semenjak pertama kali bertemu. Adele sekarang sudah siap berpisah. Ia sudah tidak tahan dengan semuanya

"Aku memang mencintaimu lay. Tapi mengapa kau tidak menghargai perasaanku. Sekarang aku rela melepaskanmu dengan wanita itu"

Melepaskan orang yang dicintai memang sungguh menyakitkan, namun tak semua yang dicintai harus dimiliki.

Adele turun kebawah menghampiri adam yang sedang mengotak atik didepan laptopnya.

"Adam"suara adele membuat adam menoleh ke arahnya. Adam melihat wajah adele pucat.

"Iya nona"jawab adam.

Adele menghembuskan nafas dalam-dalam dan ia sungguh siap menyatakan keputusan yang ia hadapi.

"Tolong buatkan surat penceraianku dengan lay. Sekarang aku pergi ke rumahku sendiri. Tolong jangan katakan apapun dengan suamiku. Biar aku sendiri yang mengatakannya"

Adam hanya mengangguk mendengarkan ucapan adele. Ia tidak bisa membantah lagi.

"Bibi.. Tolong siapkan koper ya"

Para pelayan mengangguk mendengar perintah dari adele lalu pergi siapkan koper.

"Adam.. Kau mau mengabulkan permintaan ku"kata adele dengan nada serius.

"Apa itu nona?"tanya adam.

"Tolong jaga lay. Aku akan pergi dari hidupnya. Terimakasih kau sudah melindungiku. Kau boleh mampir ke rumahku jika kau merindukanku"jawab adele tersenyum simpul.

Adam hanya diam terpaku mendengar adele menyuruh menjaga tuannya. Meski tuanya menyakiti hati adele namun adele malah terlihat tegar.

"Nona.. Kuharap kau baik baik saja ya. Aku akan mampir kerumah nona jika ada waktu"kata adam.

"Ijinkan aku berpeluk"ucap adele menghampiri adam lalu memeluknya. Adam hanya diam terpaku lalu balas pelukan dari adele.

Mereka melepaskan pelukan saat pelayan menyerahkan koper.

"Terimakasih semuanya. Kalian sudah bekerja keras. Jangan lupa jaga kesehatan ya"kata adele ke arah para pelayan. Para pelayan mengangguk dan membungkuk.

Adele melangkah keluar membawa zeno ke rumah. Sungguh berat rasanya meninggalkan mansion namun adele terpaksa meninggalkannya.


    -Wedding Hurt-

Adele baru saja sampai rumah lama yang pernah di tempati saat di usir dari mansion. Adele memarkirkan mobil masuk ke dalam garansi. Setelah itu melepaskan sabuk pengaman lalu menggendong zeno.

Adele baru saja masuk rumah. Rumah masih bersih dan tata rapi. Adele meletakkan zeno ke kamar karena zeno sedang tertidur pulas. Setelah meletakkan ia mencium kepala buah hatinya. 

WEDDING HURT  [COMPLETED] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang