Suara alarm membuat Adele terbangun. Ia menengok anaknya yang sedang tertidur pulas. Ia beranjak dari tempat tidur menuju ke kamar mandi. Ia menatap kaca, matanya sembab habisn menangis.
Hati nya sakit melihat suaminya berpelukan dengan wanita lain. Rasanya dadanya seperti ditancap pedang.
Setelah 25menit selesai mandi dan keluar dari kamar mandi. Zeno sudah di gendong oleh kakaknya.
"Kau mandi lama sekali. Untung aku sudah disini. Untung Zeno belum bangun"
Adele tau kakaknya sedang memarahi karena kecerobohannya.
"Maaf kak" hanya kata itu yang bisa Adele ucapkan.
"Kenapa kau tidak bilang Lay kalau kau sedang menginap disini? Kau tau suamimu khawatir jika kau tidak pamit"
Adele mendengus kesal. "Bisakah kakak tidak bahas itu"
"Sebentar lagi suamimu akan datang. Aku akan kebawah bersama Zeno" tegas Arya tidak mau dibantah. Ia menggendong keponakannya yang tidur pulas.
"Kak.. " Pekik Adele
"Kakak gak mau tau. Kalian harus selesaikan masalah baik baik"
setelah mengucapkan arya meninggalkan adiknya dan membawa Zeno ke bawah.
'Astagaa!! Aku belum siap ketemu suamiku'batin Adele sambil mengacak rambut dengan frustasi.
Ceklek !!
Adele menolah ke arah pintu yang terbuka dan menampilkan suaminya. Tatapan Lay menjadi datar dan dingin.
Lay melangkah menghampiri adele. Ia menatap istrinya dengan tatapan dingin.
"Kau kenapa Adele?" tanya lay tatapan serius
"Aku? Kenapa?"tanya balik Adele membuat Lay harus menahan emosi.
"Kau tau? Aku khawatir padamu. Mengapa kau tidak pamit kalau kau menginap disini" kata Lay berusaha tidak membentak istrinya.
Plakk!!!
Adele menampar suaminya dengan keras membuat Lay kaget apa yang dilakukan padanya. Dia memegang pipinya bekas tamparan istrinya.
"KALAU KAU MERASA BOSAN DENGAN PERNIKAHAN KITA LEBIH BAIK PISAH" bentak Adele didepan suaminya dan mengeluarkan air mata.
"Apa maksud perkataanmu tadi?"tanya lay geram. Dia tidak mengerti jalan pikiran Adele.
"Apaa!! Bukankah kau sudah bosan kan denganku bahkan sampai berpelukan dengan wanita lain"
Lay diam mendengarkan istrinya mengoceh.
"Kau lelaki brengsek sekali Lay. Aku terlanjur mencintaimu tapi kau main dibelakangku"
Lelaki itu diam mencerna kata kata dari istrinya. Mungkin istrinya cemburu karena ia telah berpelukan dengan wanita lain. Ia tersenyum didepan istrinya.
"Mengapa kau tersenyum heh? Apa perkataanku lucu?" tanya Adele sedikit geram saat melihat suaminya tersenyum.
Lay menarik istrinya didalam pelukannya. Adele mencoba berontak dan menolak dipeluk dengan suaminya. Jujur hatinya masih sakit mengingat kejadian suaminya berpelukan dengan wanita lain.
"Lepass!!!" Adele semakin memberontak
Lay melepaskan pelukan dari istrinya. Ia melangkah ke pintu dan menguncinya lalu balik menghampiri istrinya.
Lay menempelkann bibirnya dengan bibir adele. Adele membulatkan mata. Tangan lay memeluk pinggang istrinya. Ia mencium adele dengan lembut. Ciuman membuat adele mabuk dan gairah.
KAMU SEDANG MEMBACA
WEDDING HURT [COMPLETED]
FanfictionMohon maaf belum sepenuhnya REVISI. Seorang wanita yang berparas cantik bernama Adele yang dipaksakan menikah oleh papinya. Bagaimana kehidupan rumah tangganya setelah menikah dengan seorang lelaki bernama Orlaydo Arsenio. Apakah adele bisa melewati...
![WEDDING HURT [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/121433438-64-k915726.jpg)