Mohon maaf belum sepenuhnya REVISI.
Seorang wanita yang berparas cantik bernama Adele yang dipaksakan menikah oleh papinya. Bagaimana kehidupan rumah tangganya setelah menikah dengan seorang lelaki bernama Orlaydo Arsenio. Apakah adele bisa melewati...
Suara itu membuat adele terbangun dari tempat tidur. Ia membuka mata secara perlahan. Di dekat jendela ada suaminyaa. Ternyata suaminya membuka tirai jendela. Ia melihat suaminya sedang memandang diluar jendela.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Eughhhh"suara adele serak khas bangun tidur.
Lay membalikkan badan dan menghadap istrinya yang baru bangun tidur. Ia menghampiri adele dan menatap adele.
"Kau sudah bangun. Mandi dulu ya. Pelayan sudah siapkan sarapan"kata lay
"Baiklah"adele beranjak dari tempat tidur melangkah ke kamar mandi.
Setelah 30menit di kamar mandi. Adele keluar dari kamar ia turun kebawa menuju ke meja makan. Saat turun ditangga ia melihat suaminya sedang bersama zeno.
Adele menghampiri meja makan dan mulai sarapan. Dia sedang sarapan sambil melirik suaminya sedang bersenang-senang dengan zeno.
"Awww"sambil memegang perut yang ada bekas jahitan
Tiba tiba adele merasakan nyeri di bekas jahitannya. Lay menoleh ke arah adele dan menghampirinya. Semuanya mengahmpiri adele dengan keadaan panik.
"Kau tidak apa apa?"cemas lay
Adele menggeleng kepala,"sakit"ujar adele meringis kesakitan sambil memegang perut dekat bekas jahitan.
Adele mengangguk dan menurutinya. Lay menggendong adele dengan ala brydal style.
Setelah sampai dirumah sakit. Adele diperiksa oleh dokter. Lay hanya duduk cemas di kursi. Saat selesai pemeriksaan adele duduk disamping lay.
"Bagaimana keadaan istri saya dok?"tanya lay cemas
Dokter melepaskan kacamata,"Untuk Nyonya Adele telah sembuh hanya saja luka bekas jahitannya masih belum menyatu sempurna jadi kalau bisa Nyonya Adele rutin cek up"jelas dokter
"Jadi istri saya boleh beraktifitas dok?"tanya lay lagi
"Boleh. Asal istri anda tidak boleh kelelahan dan istirahat yang cukup"jelas dokter lagi
"Ah syukurlah"lay merasa lega istrinya tidak terjadi apa apa.
Adele hanya diam dan menyimak. Ia merasa terharu suaminya panik saat dirinya sedang kesakitan. Berbeda dengan awalnya.
Saat dimobil lay fokus menyetir. Adele melirik di luar jendela.
"Kau ingin apa?"tanya lay pada adele
Adele kembali menoleh ke arah suaminya."Aku ingin nasi pecel"jawab adele sambil gigit bibir bawahnya.
Lay terkekeh dan menahan tawa. Ia mengacak rambut istrinyaa dengan gemas.