Tentang Lisa, tentang Ten, tentang Taeyong. Lisa mencintai Ten, sangat. Saat pemuda itu meminta izinnya untuk pergi meraih mimpi, Lisa tak punya pilihan selain melepasnya. Namun Ten benar-benar lepas, selayaknya layangan yang putus. Lisa berusaha me...
Yang pengen ngebacok Ten boleh lah ya bareng-bareng sama gue :')
Click ☆⇨★
.
"Lalisa Manoban"
"Ya?"
Tidak tahu, Lisa hanya berdiri dan mengikuti langkah seorang staff yang datang padanya dan menyebutkan namanya. Hyunbin hanya mengendikkan bahu saat Lisa bertanya dengan isyarat padanya, uh... Lisa mengernyit. Sekedar informasi, saat ini Lisa sedang mengikuti kelas modeling bersama para traineeYG K+.
Mereka berjalan dengan si staff YG K+ lebih dulu, dan Lisa mengekorinya dari belakang. Keduanya berhenti tepat di depan ruangan sang CEO, staff itu membukakan pintu untuk sang gadis. Jadilah kini ia masuk sendiri, segera mengambil tempat dihadapan sang pria paruh baya saat dirinya dipersilahkan.
Dilihatnya pria itu membolak balik lembaran formulir, kemudian ia berhenti di profile milik Lisa. Ia mengeluarkannya kemudian meletakkan kertas itu diatas meja, tepat dihadapan sang gadis.
"Kami sudah membicarakan ini, akupun telah memutuskannya dengan izin Yang sajangnim. Kau akan segera debut"
"Y-Ya?"
"Kau akan segera debut menjadi model"
Ah... Lisa terkejut luarbiasa, nyaris saja ia memekik. Bukan masalah untuk debut menjadi seorang model lebih dulu, Lisa menyukainya. Dilihatnya pria itu kembali mengambil map lain, ada beberapa lembaran disana. Ia kembali menatap Lisa.
"Kau akan debut sebagai seorang model MV, sedikt berbeda dari berakting atau modeling. Kau tidak perlu berbicara, hanya menjadi model tak masalah kan?"
"Tentu saja sajangnim, bukan masalah besar. Saya akan berusaha yang terbaik, saya akan melakukannya sebaik mungkin! Tapi... Saya akan menjadi model MV Siapa? Eumm..."
Gadis itu sedikit tersipu, memikirkan kemungkinan terbaik yang akan ia dapatkan.
"Epik High? BigBang? 2NE1? AKMU? Lee Hi? Winner? iKON?"
Pria paruh baya itu tertawa, ia menggeleng pelan. Tangannya mengambil sebuah lembaran dari map yang tadi diambilnya, ditatapnya sang gadis.
"Kali ini kau akan menjadi model MV sebuah boygroup dari agency lain, mereka mengajukan proposal ke beberapa perusahaan untuk mencari model. Termasuk ke YG K+, Dan perwakilan mereka memilihmu. Katanya kau cocok dengan kriteria yang mereka inginkan, group ini baru debut namun begitu populer. Makanya mereka mencari model yang sekiranya memiliki vibe western, namun dengan tampilan remaja."
Mendengar deskripsi dari sang pimpinan membuat Lisa berdebar, ini sebuah proyek besar. Dan juga, sebuah tantangan besar untuknya. Bisakah ia melakukan yang terbaik? Ia benar-benar khawatir, jika group ini sepopuler itu.
"Apakah group ini dari agency besar?"
"Yah... Bersama dengan agency kita, perusahaan mereka termasuk kedalam big tree"
"B-Benarkah? Lantas... Group apa..."
"NCT dari SM Entertainment, Neo Culture Technology. Untuk lebih tepatnya subunitNCT U. Mereka akan segera comeback, dan ini masih dirahasiakan."
Seketika Lisa merasa seluruh dunia berpihak kepadanya.
ӜHow Can I SayӜ
"Kita sudah selesai syutingnya kan? Boleh main game?"
Jitakan melayang kejidat Mark, ia mengeluh jitakan Taeil tak main-main!
"Bocah ini benar-benar, memangnya produser tak bilang? Kita akan syuting bersama model, yang selesai itu untuk syuting solo dan dance part"
"Benarkah hyung? Aku tidak tahu akan ada model"
Kening Ten mengernyit, dan Taeyong muncul sembari merangkul bahunya bersama Jaehyun. Ia tersenyum sambil mengacak surai Ten, pemuda Thailand itu mendengus sambil merengek kesal.
"Ai hyung! Rambutku!'
"Kudengar modelnya dari YGK+, kalau model dari YG sih dipastikan visual shock semua"
Doyoung muncul kemudian sambil menarik tangan Mark dan mulai mengumpulkan member lainnya, rupanya produser lain telah tiba. Sepertinya mereka juga baru menyelesaikan proses syuting ditempat lain.
Ada yang berbeda disana, ada satu sosok yang tampak bersinar dengan surai emas dan tubuh menjulangnya. Surainya disanggul sederhana, tampak mempesona dengan dibalut atasan kemeja kotak-kotak dan black mini skirt yang menonjolkan kaki panjangnya. Ia menunduk, tampak berusaha menutupi rasa gugup.
Berbeda dengan senyum Taeyong yang langsung merekah cerah, Ten justru tampak terkejut luarbiasa. Manik pemuda Thailand itu bergetar, ia terkejut. Sangat amat terkejut, Ten sampai harus mengedipkan matanya beberapa kali. Tiba-tiba saja ketakutan itu memenuhi benaknya, tangan pemuda itu mengepal erat.
"Nah... Dia adalah model yang terpilih dan kami anggap paling sesuai untuk kriteria yang diinginkan agency, kau boleh memperkenalkan dirimu"
"Ah ne..."
Gadis itu tersenyum gugup, ia mengangkat wajahnya. Gummy smile nya terulas cantik, maniknya berbinar menatap satu-persatu wajah member NCT disana. Wajah-wajah yang tersenyum, berbinar cerah, tampak tertarik, dan termasuk wajah pemuda yang mengalihkan tatapan tidak nyaman darinya.