34

8.7K 317 6
                                        

Awas typo bertebaran.

--------------------------

Sesampainya di rumah sakit,mereka memarkirkan mobil mereka di tempat yang sudah di siapkan oleh pihak rumah sakit.

Mereka berjalan dengan santai melewati lorong lorong rumah sakit.banyak yang menatap mereka kagum , laki laki maupun perempuan.

"Assalamualaikum" kata mereka bertiga saat memasuki ruangan Al.

" Waalaikumsalam,eh kalian ,ayo sini" kata sang mom,yang berada di sofa sambil melihat tv.

David Lia dan Revan ,menyalami tangan momy.dan berjalan menuju ranjang al.

" Eh lo pan.sejak kapan lo ada di sini. Makin mantab ae bro" kata Al saat melihat Revan.sejak kecil Lia dan Al memanggil Revan dengan sebutan oan yaitu repan.

" Udah dari kemarin sih maaf ya kalau baru njenguk,soalnya pekerjaan di kantor banyak, gara gara nih kunyuk,ngelemparin tugasnya ke gue" jawab Revan sambil menunjuk Lia.

" Ingat! Atasan selalu benar" kata lia dengan gaya sombongnya yang ia lebih lebih kan.
Dvid yang merasa gemas pun mengepet kepala Lia di antara ketiaknya.

"Wadodoh,lo apaan sih vid,lepasin" kata lia dan berusaha melepaskan diri dari David.
" Lo bikin gue gemes sih, kalo mau gue lepasin cium dulu" kata David sambil memonyongkan bibirnya ke arah Lia.

Pluk

Tiba tiba Revan menempelkan telapak tangannya ke arah bibir David dengan keras,dan menarik Lia dari kepetan David.

Lia pov.

"Hahahaha bibir lo hahaha" kata gue sambil ngakak,gokil brooo.
" Issh lo itu Van ,nggk pengen temennya bahagia ya, bibir gue yang seksi ini kan sakit" kata David ,sambil mengusap ngusap tuh bibir yang habis kena geplak tangan Revan.

" Lagian lo kalo modus ,ada aja caranya" kata Revan.
" Masih mending gue kalo modusnya ke lia doangkan"
"Jangan di modusin terus anak orang itu,kalau baper mau tanggung jawab"
" Tenang aja ,kalau buat Lia tercintah mah gue akan selalu tanggung jawab" kata David sambil mengerlingkan matanya kearah gue.

" Huekk..heukk" kata gue pura pura muntah.

" Hahahaha" Al sama Revan ketawa dan david cuma masang wajah cemberut.

" Assalamualaikum" ketawa al sama Revan terhenti karena denger suara salam yang rame rame.

" Waalaikumsalam" jawab gue,al,revan,david ,mom.

" Eh kalian semua,ayok masuk sini,m Om mau pulang dulu ya sebentar." kata mom gue.

" Iya mom" jawab kita serempak dan menyalimi tangan mom bergantian.

Yang bikin gue seneng itu mereka kesininya bawa banyak makanan brohh.

" Wuihh banyak makanan nih. Makasih loh ya" kata gue sambil mau ngambil makanan yang berada di tangan bella.

Sebenernya bukan cuma bela aja sih yang bawa,tapi Irfan,tantri Rani juga bawa,tapi berhubung yang paling Deket sama gue itu Bella,ya udah Bella aja.

Tapi waktu mau gue ambil..

" Eittss,siapa yang bawa makanan buat Lo, gue itu bawa makanan buat aa' Al" kata bella,yang bikin gue narik tangan kembali sama cemberut,yah meskipun gue tau kalau Bella itu cuma bercanda sih.

" Issh,lo mah jahad sama dedek Lia" jawab gue lebay,yang mendapat tiga toyoran sekaligus,ingat tiga sekaligus.

" Udah udah,kan kasian yayang gue nanti sakit kepalanya" kata Rio sambil ngelus ngelus kepala gue.

Devil twins Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang