Awas typo!
Happy reading...
***
07.22PM
Seulgi berjalan diiringi Ny. Kang menuju sebuah ruangan VIP di sebuah restoran. Gadis itu tampak sangat cantik dengan balutan dress one piece putih berenda, tas putih kecil dan juga high heels putih yang menimbulkan kesan lugu dan polos untuknya.
Di depan ruangan itu sudah ada Daniel yang menunggunya. Dan mereka pun masuk bersama-sama.
"Selamat malam," ucap Ny. Kang, diikuti Seulgi dan Daniel.
Didalam sana sudah ada Tn. Park beserta anak bungsu dan juga isterinya, Ny. Park. mereka tersenyum menyambut kedatangan keluarga Kang.
"Wah kalian sudah datang, silahkan duduk," ucap Ny. Park seraya tersenyum.
"Baik," ucap Ny. Kang singkat lalu segera mendudukkan diri, diikuti putri dan keponakannya.
"Ah, putrimu cantik sekali, Eunsoo." kata Ny. Park sembari tersenyum menatap Seulgi.
"Terima kasih..." ucap Seulgi lalu menundukkan kepalanya sopan.
"Oh ya, dimana putramu?" tanya Ny. Kang.
"Dia akan datang sebentar lagi, maaf karena dia terlambat." jawab Ny. Park, Ny. Kang hanya mengangguk.
"Niel, aku gugup." bisik Seulgi pada Daniel yang duduk di sampingnya.
"Tidak apa-apa, jangan khawatir Kak.." ucap Daniel berusaha untuk menenangkan Seulgi.
Seulgi berusaha mengatur kegugupannya. Masalahnya ia tak tau dengan siapa ia dijodohkan, dan parahnya mereka satu sekolah. Fikirannya mulai meliar dan memikirkan yang aneh-aneh.
'Bagaimana jika itu adik kelasku?'
'Bagaimana jika dia salah satu teman Yoongi?'
'Jangan-jangan dia Jung Hoseok?!'
'Ah tidak, ayahnya saja bermarga Park, mana mungkin anaknya bermarga Jung?'
'Bagaimana jika dia Park Jimin? Yaampun!'
Batin Seulgi khawatir. Gadis itu terus saja mengusap telapak tangannya yang berkeringat.
Klotak
Klotak
Klotak
Seorang pria dengan balutan jas hitam berjalan memasuki ruangan itu. Semua mata menatap ke arahnya dengan kagum, kecuali untuk Seulgi. Gadis itu benar-benar membelalakkan matanya, hingga seperti yang ingin lepas dari tempatnya saja.
Dugaannya benar.
Hancurlah semua.
masa depannya,
Sekolahnya,
Dia akan menikah dengan seorang Park Jimin.
Sungguh mimpi buruk yang menjadi kenyataan.
Tak jauh berbeda dari Seulgi, Daniel pun membelalakkan matanya melihat salah satu senior yang ia kenal benar itu.
"A-astaga," ucap Daniel terbata
Seulgi speechless, ia tak bisa mengatakan apapun lagi. Bibirnya kaku, sungguh.
Jimin langsung mendudukkan diri di sebelah Sooyoung dan langsung mengelus pucuk kepala adiknya itu. Ia masih belum menyadari jika ada Seulgi dan Daniel disana. Saat ia masuk, Jimin sibuk membenarkan setelan Jas nya hingga ia tak melihat Ny. Kang, Seulgi dan Daniel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us √Seulmin
FanfictionSemuanya terjadi begitu saja, tak ada yang pernah menyangka, bahkan untuk memikirkan hal ini saja tidak. Menikah? Di usia semuda ini? Bahkan kau tidak terlalu mengenal orang yang akan kau nikahi Akankah cinta itu tumbuh? Dan merubah semuanya menjadi...
