" Kanya, itu Vanya kamu apain?" Anya berkacak pinggang sambil menatap anaknya yang baru usia lima tahun itu.
Kanya memamerkan gigi putihnya, tanpa rasa bersalah dia menatap ibunya.
" Vanya yang suka nangis, aku kan cuma mau...-"
Ucapan Kanya terpotong karena kedatangan Darren yang disambut senyum lebar oleh Kanya. Kalo Darren sudah datang pasti Kanya akan aman dari omelan Anya.
" papah," pekik Kanya sambil berlari kearah Darren.
" halo sayang," ucap Darren sambil memeluk putri kecilnya.
Anya hanya menggelengkan kepalanya, sambil mengambil tas yang dibawa Darren.
Anya dan Darren memang dikaruniai dua anak kembar berbeda wajah, dan berbeda sifat. Vanya yang lahir 10 menit lebih dulu daripada Kanya, sehingga Vanyalah kakaknya. Sifat Vanya cenderung kalem dan feminim, sangat berbeda dengan Kanya yang jail dan sedikit tomboy.
" Vanya mana sayang?" tanya Darren pada Anya yang sedangkan membuat kopi untuknya.
" kamu tanya sama anak kamu itu," ucap Anya pada Darren.
Darren langsung menatap Kanya yang sedang asyik memakan jagungnya.
" kakak kamu mana?" tanya Darren pada Kanya.
" kak Vanya lagi nangis pah, tadi aku jatuhin sepatunya yang warna pink ke selokan depan rumah."
Darren hanya menatap gemas Kanya karena penjelasannya. Kanya memang mirip Darren dari hidung dan bibirnya, sedangkan Vanya mewarisi mata coklat Darren.
" Kanya udah minta maaf belum?" tanya Darren yang mendapat gelengan dari Kanya.
" kenapa gak minta maaf?" tanya Darren lagi.
" kan, Kanya gak sengaja jatuhinnya," jawab Kanya polos.
Jika sudah seperti ini, Kanya dan Vanya akan saling membisu selama berminggu-minggu.
" pah, papah tahu Adrian?" tanya Kanya yang mendapat anggukan dari Darren.
Adrian adalah anak dari tetaangganya Anya dan Darren yang berusia satu tahun diatas Vanya dan Kanya.
" Vanya suka sama dia pah, katanya ganteng. Katanya Vanya mau nikah sama dia kalo udah gede."
Darren menahan tawanya, ingin rasanya dia tertawa mendengar penuturan putri kecilnya tersebut.
" emang Kanya gak suka dia?" tanya Darren.
" enggak, Kanya sebel sama Adrian, dia suka ledekin Kanya."
Darren hanya mengangguk ngangguk. Darren bersyukur mempunyai dua putri yang sangat disayanginya dan istri yang selalu dicintainya.
Jadi rencananya gue mau buat sequel dari Darren dan Anya. Gue pengen bikin cerita tentang Vanya dan Kanya, please komen kalo kalian setuju
KAMU SEDANG MEMBACA
Darren Dan Anya (sebagian di private )
Teen FictionDarren anak populer dan pembuat onar, kerjaanya cuma cari masalah setiap ada kesempatan, dengan puluhan mantan dari kalangan atas. Anya, cewe polos, ramah, pecicilan dan konyol. Hampir semua guru mengenalnya, karena tingkah konyol yang selalu dia bu...
