Bab XIX - Diantara Dua (Enemy Slave)

3K 992 93
                                        

Jika kalian jadi aku, apa yang akan kalian lakukan?

Kesha membenci Leon. Karena diri pria itu mempermainkannya. Berkata bahwa semua berakhir jika foto itu tersebar, tapi nyatanya dia tetap mengancam dan berkata tidak semudah itu melepaskan Kesha.

Apa mau Leon?

Sejujurnya, hati memang tidak bisa bohong.

Setelah melalui beragam kisah, Kesha... Sedikit memiliki rasa dengan Leon.

Dan sialnya, rasa amarah yang begitu besar, bahkan tak mampu tuk melumpuhkan perasaan yang Kesha miliki pada seorang Leon.

Tidak. Kesha tidak boleh menyukainya. Tidak boleh, dan tidak akan pernah. Karena sepertinya, takdir tak menginginkan mereka bersama.

*

*

Besok hari Minggu. Dan malam ini, Kesha merasa kepalanya pening sekali. Tidak karuan. Mungkin, Kesha tengah mengalami gejala PMS, yang menandakan bahwa sebentar lagi ia akan datang bulan. Kepala pening, seluruh badan terasa sakit tidak karuan, dan mood yang selalu berubah cepat.

Drrrt...

Ponsel Kesha bergetar.

Ada pesan masuk dari... Leon.

Deg.

Meski Kesha membencinya, entah kenapa jantungnya selalu berdegup superkencang tiap melihat nama Leon. Bayangkan, melihat nama muncul di layar ponselnya saja, rasanya sudah tidak karuan. Apalagi jika Kesha melihatnya langsung?

Leon:
Kes?

Bermenit-menit, Kesha menahan diri untuk tidak membalas pesannya.

Hingga..

Leon:
Kes. Gue tau lo online. Lo juga udah read chat gue. Kenapa gak dibales?

Leon:
Lo marah?

Kesha:
Menurut lo? Gue bukan malaikat. Gue malu, foto itu kesebar seolah gue yang salah. Padahal itu murni kecelakaan. Dan lo? Emang lo belain gue? Enggak, kan?

Leon:
Maaf... Gue bakal terus ada buat lo. Gue janji.

Kesha:
Halah sampah.

Leon:
Kes, gue boleh ke rumah lo?

Kesha:
Gak. Lo jangan ganggu gue. Karena kalau lo ganggu gue, gue bakal blokir kontak lo.

Leon:
Emang berani?

Kesha:
BERANI

Leon:
Lo di rumah?

Kesha:
Adadeh. Gue lg gak enak badan. Pegel semua badan gue. Lo gak usah bikin makin pening, deh!

Leon:
Lo sakit?

Kesha:
Bawel. Gue blokir lo!

Kesha menarik nafas panjang.

Dan ia teringat kata-kata Dara kemarin. "Kalau lo benci sama dia, blokir aja semua kontaknya," kata Dara.

"Tapi gue susah buat ngelakuin itu, Dar.."

"Kenapa? Jangan-jangan, lo ada rasa sama Leon, ya?"

Enemy's SlaveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang