Medan mulai menanjak. Guguran dedaunan semakin mempersulit medan karena licin. Dengan sisa-sisa tenaga yang mereka miliki, Adit dan Key terus berjalan. Berusaha membunuh rasa lelah yang sudah lama menguasai.
Dan tiba-tiba saja Key berhenti begitu melihat seorang pendaki tengah duduk di atas pohon tumbang.
"Kenapa?" tanya Adit heran.
"Lo nggak liat?" tanya Key masih enggan untuk berpaling dari pendaki itu.
Adit pun melihat ke sekeliling dan tidak melihat apapun, "Apa?" tanyanya kemudian.
Key menoleh ke arah Adit, "Lo nggak lagi bercanda, kan?" tanyanya meyakinkan. Adit pun menggeleng. "Beneran, nggak liat?" Key memastikan lagi. Dan Adit kembali menggeleng. Untuk beberapa saat Key terdiam. Baru setelah ingatan 5 tahun lalu kembali menyeruak di benaknya, Key kembali melihat pendaki itu. "Oh!" ucapnya kemudian.
****
Semua serasa sempurna. Perhatian dari keluarga juga dari teman dekatnya, membuat Key tak menginginkan yang lain lagi. Ini sudah lebih dari cukup baginya. Jika terasa kurang, itu karena Davin tak bersamanya.
Tapi untung saja, Gunung selalu ada untuknya. Dia selalu punya penawar untuk kegundahannya.
"Udah, nggak usah manyun gitu. Jelek tau!" kelakar Gunung di suatu hari.
"Kalo cantik, gue manyun terus!" ketus Key.
Gunung tersenyum, lalu merangkul Key yang duduk di sampingnya itu.
Entah kenapa, rangkulan itu selalu bisa menenangkan hati Key yang campur aduk. Kemudian, gadis itu mendongak. Menatap mata hitam kekasihnya itu. Lalu turun ke hidung yang sedang -tak pesek juga tak mancung-, lalu ke bibir tipis, dan dagu yang runcing. Semua makin sempurna saat dilihat secara kesulurahan. Key selalu terpana tiap kali menyaksikan semua itu.
"Udah, biasa aja liatinnya. Gue tahu, gue cakep!" terang Gunung blak-blakan.
Seperti biasa, Key tak ambil pusing dengan itu. Langsung saja, tangannya bergerak, mencubit pinggang Gunung. Tak keras memang, tapi tetap saja membuat laki-laki itu berjingkat dan merintih kesakitan.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Climbing Love (Republish)
Romance#1 dalam Gunung [06-08-2019] #2 dalam Persaudaraan [06-08-2019] Key, gadis cantik yang cuek soal penampilan itu tak bisa tidur karena dia dan orang tuanya akan meninggalkan Surabaya. Kota tempat tinggalnya sejak lima tahun terakhir. Kembali ke Jaka...