4. Bisik-bisik siswa

316 69 173
                                        

"Percaya ketika semua indramu percaya, ketika salah satunya berbeda, cari kebenarannya. Bukan membuat indra lainmu ikut terpedaya!"

~Acha~

"Hay Cha" sapa Fira dan Lisa.

Acha yang sedang tertidur di uks membuka matanya perlahan.

"Ngapain lo di sini? Ini kan masih jam pelajaran" omel Acha.

"Free class Acha" jawab Lisa sekenanya.

"Gue heran sama lo, lo bad girl tapi gak suka kalo orang-orang di dekat lo ikut jadi bad kaya lo" sambung Fira.

"Cukup gue yang bad. Jadi nanti lo berdua bisa nasehatin gue. Kalo kita semua bad trus nanti siapa yang nyadarin kesalahan kita?" jawab Acha lirih sambil memejamkan matanya kembali untuk meredakan pusing yang melandanya.

"Gue gak mudeng sama yang lo omongin." Fira nyengir sendiri menyadari kemampuan otaknya.
Lisa memukul kepala Fira dengan tas Acha yang dari tadi masih di bawanya.

"Aw sakit Lisa!" keluh Fira. Kepalanya nyut-nyutan.

Lisa menatap tajam kearah Fira seakan ngomong -bisa diem gak lo?-

"Nih tas lo. Tadi udah di bongkar-bongkar sama Aldi cs." Lisa melemparkan tas itu.

"Thanks" jawab Acha seraya meletakan tasnya di atas meja dekat tempat tidurnya.

"Lo gak marah?" tanya Fira heran.

"Gak lah. Gak ada yang penting juga kok."

"Ya udah kita pulang dulu ya? Lo mau nebeng gak?" tawar Fira.

"Emang udah pulang ya?" Acha membuka matanya.

"Udah" jawab Lisa.

"Kalian duluan aja. Gue di jemput kok. Thanks tawarannya." Acha membereskan barang bawaanya.

Setelah berpelukan ala teletubis, Fira dan Lisa meninggalkan Acha sendirian di uks.

❤❤❤

"Woy" teriak Rendi tepat di telinga Aldi.

"Gue gak budek" sewot Aldi yang tengah sibuk dengan hp nya.

"Pulang kuy" ajak Nezza

"Kuy" serentak Aldi dan Rendi.

Mereka berjalan beriringan menuju parkiran yang penuh dan sesak (?). Banyak siswa yang menggerombol sambil berbisik-bisik tak jelas. Napa ya?

"Napa nih parkiran rame banget?" tanya Rendi.

"Adek panas mas" ucap Nezza dengan nada alay-alaynya.

"Sini mas kipasin." Rendi mengibaskan tangannya di depan wajah Nezza.

Seketika tawa mereka bertiga pecah tak terduga.

"Bocah ngapa yak?" tanya Aldi yang dari tadi diam.

"Samperin yuk" ucap mereka bertiga bersamaan.

Setelah dekat, ternyata......

"Itu kak Alvin sama siapa ya?"

"Pacarnya mungkin."

"Pacarnya kak Alvin bukannya kak Vanesa ya?"

"Selingkuhan kali ya?"

"Hahaha ada ada aja lo."

"Eh itu bukannya Acha ya?"

TARAXACUMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang