"Kan tadi dia suruh gue bawa selingkuhan. Jadi, ayo kita ke rumah gue!"
"Jadi .... Gue selingkuhan?" tanya Acha lirih namun masih terdengar di telinga Aldi.
❤❤❤
Aldi terkekeh mendengar ucapan Acha tanpa mau menjawabnya. Ia melajukan motornya hingga berhenti di depan sebuah rumah sederhana yang terlihat rapi dan hijau dari luar. Aldi membantu melepas helm Acha yang terlihat masih syok meski Acha menutupinya dengan baik.
"Yuk masuk! Dia udah nunggu lo, sebelumnya gue minta maaf atas semua yang bakal terjadi setelah ini!"
Acha menatap Aldi terkejut. Dan ketika Aldi menggenggam tangannya seraya membimbingnya masuk ke dalam rumah, ia hanya bisa membisu.
"Gila! Dihari pertama gue pacaran, gue tahu kalo pacar gue punya pacar lain? And gue cuma selingkuhan? OMG! Meski gue playgril tapi gue gak pernah main bareng gitu! Kejam banget ini! Biarpun cuma karena sebuah tantangan, tapi gue tetep cewe yang bakal sakit hati kalo diduain!" batin Acha.
Aldi membuka pintu rumah secara perlahan. Ia terlonjak kaget hingga mundur beberapa langkah ketika sesosok cewek cantik berdiri di depannya dengan tatapan yang sulit diartikan. Aldi mengangkat sebelah alisnya bingung, sementara Acha mulai berkeringat dingin. Jantungnya bertalu-talu menanti kalimat yang akan di ucapkan oleh kedua orang di dekatnya ini.
"ALDI!!! MISS YOU! GUE KANGEN BANGET DEH SAMA LO!" Cewek itu berteriak sembari berlari dan melompat ke pelukan Aldi hingga pegangan tangan Aldi dan Acha terlepas.
Acha hanya tersenyum miris ketika melihat Aldi membalas pelukan cewek asing itu. Acha semakin terkejut ketika mendengar ucapan Aldi.
"Miss you too my love! Lama banget sih lo di Singapura, kan gue jadi kangen! Kapan lo dateng?" Aldi berucap dengan suara seperti anak kecil merajuk.
"Uluh-uluh! Gue baru dateng tadi pagi setelah lo berangkat ke sekolah. Eh mana selingkuhan lo?" Cewek itu melepaskan pelukannya. Ia memandang Acha dari atas ke bawah ke atas lagi, seperti itu berulang kali.
Aldi yang mengerti Acha merasa risih dengan tatapan itu pun segera mengusap kasar wajah cewek itu. "Gak usah gitu, pacar gue risih tuh!" seru Aldi.
Cewek itu cuma nyengir menunjukan sederet gigi putihnya. "Owh jadi lo pacar Aldi?"
Acha mengangguk pelan. "Berarti lo selingkuhan gue!"
Acha meringis kecil mendengar ucapan cewek cantik di depannya. Hatinya merasa sakit mendengar sebuah kenyataan yang selama ini Aldi sembunyikan. Cewek itu merengkuh Acha dalam pelukannya, membelai lembut rambut Acha yang terurai.
"Kita bersaing secara sehat selingkuhan!" bisik cewek itu seraya melepaskan pelukannya.
Cewek itu berbalik meninggalkan mereka berdua yang tengah beridiri di depan pintu. "Mau masuk apa diem si situ sampe besok pagi?" Teriak cewek itu dari dalam.
❤❤❤
Acha duduk dengan gelisah sambil meremas jari-jarinya. Sedari tadi ia hanya menatap kemesraan sepasang makhluk yang tengah memadu kasih setelah penantian berteman rindu selama beberapa waktu. Cewek itu duduk dengan bersandar di bahu Aldi, dengan Aldi yang mengusap pelan rambut cewek itu. Sementara Acha, dia duduk di depan mereka berdua.
KAMU SEDANG MEMBACA
TARAXACUM
Teen Fiction"Cinta saja tak cukup untuk bertahan, bagiku kejujuran adalah pondasi utama suatu hubungan" -Acha "Cinta tanpa diikuti percaya itu bohong! Hubungan tanpa sebuah kepercayaan itu sia-sia!" -Aldi Cerita klise tentang kisah cinta anak sma. Dimana ketika...
