Author
Hallo readers setiayanya "BECAUSE I'AM LOVE" 🙌🙌👋👋
Tetap setia jadi readers ya.... dan jangan lupa tinggalkan jejak. Kalo perlu vote trus comment plus kasih kritik saran karena maklum aja ini cerita author yang pertama......
Happyreading.....
❤❤❤
Acha turun dari motor aldi. Ia memandang ke sekitar,, asing! Itu yang acha rasakan. Ia belum pernah kesini sekalipun.
Ia melihat ada sebuah warung yang cukup besar di depannya dengan pemandangan air terjun di belakangnya.
It's amazing
"Coba gue tahu nih tempat dari dulu, pasti bakal jadi tempat nongky-nongky happy nih" batin acha kegirangan.
Ya iyalah, selain karena asri dan masih alami, trus juga tempatnya itu top selfie banget, letaknya strategis di pinggir jalan yang rame, dan uhhh....... makanannya tercium dari jauh aja udah wangi dan gue yakin 100% kalo makanannya itu is the best banget.
Tiba-tiba ada seseorang yang menggandeng tangan acha. Acha menegang sambil menatap kosong ke arah tangannya yang menyatu dengan tangan seseorang.
Perlahan ia mendongak melihat pelaku penggenggam tangan uculls acha. Tatapannya terkunci oleh wajah aldi yang lagi senyum manis bangetttttt......
"Mama!!!!!!!! Acha melting dosa gak sih?" teriak acha dalam hati tentunya.
"Ayo! Jangan liatin gue terus ntar suka"
Aldi menarik acha pelan menuju tempat yang dari tadi mengganggu pikiran acha. Tapi tadi loh ya, karena sekarang acha sedang berpikir.......
"Kalo suka beneran kenapa?"
Aldi membeku di tempat ketika mendengar ucapan acha. Meski lirih tapi pendengarannya tajam. Ia sedang mencerna baik-baik pertanyaan acha yang sangat berpengaruh terhadap kerja otaknya.
Acha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Ia merutuki dalam hati atas ucapannya barusan. Tapi melihat tangannya yang tetap di genggam aldi membuat rona merah menjalar ke seluruh wajah putihnya. Pipinya terasa menghangat seketika.
Aldi menghadap acha tanpa melepas genggamannya, tak lupa mengacak pelan rambut acha yang hitam lurus se pinggang.
"Ish... aldi. Berantakan" rengek acha manjah-manjah tralala.
Aldi melepas genggamannya.
Acha menatap tangan yang di genggam aldi beberapa detik yang lalu. Terasa hampa. Ia menunduk sedih,
"Kok dilepas?" tanya acha dalam hati.
Tiba-tiba aldi mengangkat dagu acha hingga wajah mereka sejajar. Tanpa berkata apapun aldi merapikan rambut acha yang acak-acakan akibat ulahnya.
Acha menatap aldi dalam. Dalam jarak sedekat ini, mata hitam aldi terlihat begitu indah. Ia dapat melihat pantulan wajahnya dalam iris mata aldi yang tajam.
Acha tersenyum tipis untuk meredakan jantungnya yang terus menerus berdetak lebih cepat. Rasanya ada ribuan kupu-kupu terbang diperutnya.
Tanpa di sadari keringat dingin keluar dari pelipis aldi. Sedari tadi ia juga sedang berusaha meredakan detak jantungnya yang berdebar. Sialnya dengan satu senyuman manis acha membuat jantungnya lepas kendali lagi.
"Kalo lo beneran suka sama gue... " aldi menggantung ucapannya. Ia penasaran dengan reaksi acha.
Acha menahan napasnya memikirkan jawaban yang mungkin di lontarkan aldi,,,, ia terus melihat manik mata aldi yang terlihat teduh dan nyaman sehingga jantungnya berdegup 4× lebih cepat dari biasanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TARAXACUM
Novela Juvenil"Cinta saja tak cukup untuk bertahan, bagiku kejujuran adalah pondasi utama suatu hubungan" -Acha "Cinta tanpa diikuti percaya itu bohong! Hubungan tanpa sebuah kepercayaan itu sia-sia!" -Aldi Cerita klise tentang kisah cinta anak sma. Dimana ketika...
