Jika asa menjadi renjana
Langkah tenang menderap angan
Di sini ada hati menjejak
Terdengar elegi rasa sesak
Setiap hari adalah mimpi
Pun kisah tak tertuang di benak
Saat kepedihan mengaliri jemari
Batu kerikil pun bagai perak
Wahai penikmat kata
Tut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Luc masih mondar mandir di depan pagar sebuah mansion raksasa. Ia ingin menekan tombol, tapi rasa takut membuatnya urung. Berkali-kali pemuda berambut perak panjang itu menarik dan mengembuskan napasnya.
Bagaimana ia tidak cemas? Pemuda itu baru saja melempar kekasihnya yang tengah terluka parah ke angkasa.
Ia berdecak. Semua gara-gara makhluk yang namanya tak boleh disebut itu. Karena Magenta sekarat, boneka hitam itu menjelma menjadi kucing jadi-jadian.
Luc merasakan bulu kuduknya meremang hanya karena menyebut kata kucing. Jangankan kucing jadi-jadian. Bayi kucing saja bisa membuatnya lari lintang-pukang.
Namun, Luc sudah membulatkan tekat. Bagaimana dia bisa mendapatkan restu Aurel kalau ia takut pada benda kesayangan kekasihnya?
Ya ... Dirinya akan berjuang! Kucing tidak akan membuatnya gentar! Semua demi melindungi wanita yang paling dicintainya, Magenta.
"Luc?"
Suara lembut menyadarkan Luc dari lamunannya.
"Magenta? Kau sudah sehat?"
Wanita itu hanya membukakan pintu untuk Luc.
Tiba-tiba, Luc merasakan sesuatu menyentuh betisnya.
"Meong...."
Seketika itu juga suara jeritan membahana membelah langit malam.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
250818
Luc created by Shireishou Magenta and Aurel by Fortranica
Aku kadang mikir, OC relationshipku nggak ada yang beres. 😂😂😂😂