Sore hari ini semua media tengah dihebohkan dengan serangan kelompok garis keras zeius yang bisa dihentikan hanya beberapa menit kemudian oleh pasukan militer tak dikenal yang selalu ikut campur urusan negara manapun. Sebagian besar masyarakat mengkritik polisi dan militer karena terlambat menangani penyerangan zeius ke sekolah khusus feminin, korban jiwa tidak lebih dari dua puluh empat siswa laki-laki. Namun itu bukan karena pihak pemerintah cepat tanggap tapi justru malah pihak yang tak dikenal yang cepat hingga korban jiwa dapat ditekan.
Hampir semua penyerang ditemukan tewas dan dibiarkan tergeletak begitu saja, 'mereka' memang hanya akan membunuh siapapun targetnya, tidak ada kata tangkap dalam kamus 'mereka'.
Ya, 'mereka' adalah kelompok di luar tiga negara yang sekarang ada, 'mereka' hanya akan membunuh lawan 'mereka'. Ini membuat 'mereka' dicintai juga dibenci. Karena membunuh tanpa peradilan itu sama saja dengan melanggar ham. Para aktivis mengatakan bawah kelompok itu tak lebih dari teroris dengan kedok malaikat.
Noh tertawa saat mendengar pernyataan narasumber yang diundang salah satu media berita yang disiarkan di setiap hologram di tempat umum. Kadang ia tak mengerti dengan aktivis Ham, mereka begitu menjunjung tinggi nyawa dan hak manusia tapi mereka meremehkannya dalam satu waktu.
Maksud Noh adalah saat orang membunuh orang lain itu artinya dia tidak sama sekali menghargai nyawa, jadi kenapa harus menyelamatkan nyawanya ketika orang itu tidak menghargai nyawa orang lain? Jika tiap nyawa berharga hingga pembunuh pun tidak boleh dibunuh, lalu apa nyawa orang yang dia ambil tidak berharga sampai berhak dibunuh? Bukan hanya dendam saja pembunuh harus dibunuh tapi karena harga nyawa sangat mahal hingga nyawa harus ditaruhkan bukan untuk mengganti nyawa yang hilang, namun untuk hukuman dan memperlihatkan nyawa itu berharga. Ketika Kau menganggap nyawa orang tidak berharga maka nyawamu juga setidakberharga itu.
Apa ada yang mengerti maksud Noh?
Ini sama ketika aktivis bilang hukuman kebiri itu melanggar Ham, karena sex itu hak manusia, tapi bagaimana dengan korban? Apa mereka tidak berhak untuk merasa dihargai sebagai manusia? Apa mereka tidak pantas suci hingga wajar jika dilecehkan lalu dengan heroiknya semua orang bilang pelakunya punya hak untuk meneruskan nafsunya?
Para aktivis itulah yang berkedok malaikat padahal hanya manusia dungu, yang hanya bisa melihat satu sisi yang sangat tidak adil. Nyawa dihargai hanya kurungan penjara?
Noh rasanya ingin tertawa akan pemikiran orang yang mengaku penegak ham, padahal mereka yang meremehkan nyawa, mereka yang tidak menghargai hak korban yang diambil hak hidupnya.
Noh menyendok minuman yang dipegang di tangan kirinya. Duduk santai di dalam cafe pusat perbelanjaan, dengan meja sekaligus komputer berbentuk bundar di hadapannya, kue astitrik tersaji di meja depan. Cafe yang cukup netra untuk pemuda normal male dengan interior sederhana. hanya ada meja-meja transparan yang merangkap tooth crese untuk memesan menu sederhana dengan kursi virtual glass yang bisa disesuai berapa orang yang duduk, dinding pun menggunakan virtual wall yang dapat dikreasikan sesuka hati, namun tampaknya sang pemilik adalah orang yang elegan jadi dia mendesainnya dengan warna lembut lalu dipadu dengan warna gelap. pintu masuk cafe itu ada dua, satu di depan Noh, satu di kiri noh.
noh sangat suka dengan suasana di cafe itu, cocok untuk pasangan kekasih.
Dan yah, Noh memang sedang menunggu kekasihnya-Yuri berbelanja, ini memang jaman digital tapi belanja adalah naluri wanita setiap zaman. Yuri super female yang ceria, ia gadis manis nan polos, Noh menyayanginya ia rela melakukan apa saja untuk membuatnya bahagia, termasuk menjadi kekasihnya.
Yuri adalah teman sejak kecilnya, kalau ditanya apa Noh mencintainya maka Noh akan bertanya balik, apa itu cinta? Karena bagi Noh cinta adalah kasih sayang, kepedulian dan kenyamanan. Itulah yang ia rasakan terhadap Yuri, Noh nyaman di dekat Yuri, ia menyayangi gadis itu, jadi itu cukup bagi Noh untuk berkata ia mencintai Yuri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Weak Feminine
Science-FictionArthit adalah senior tingkat 3 yang menjadi ketua panitia ospek yang galaknya minta ampun, orang mengira ia adalah super male yang memiliki lebih dari satu kromosom Y. Tapi ada satu anak baru yang cukup gila menggodanya dan ingin menjadikannya ibu d...
