26.Ada apa dengan reyhan?

3.7K 187 19
                                        

Kopi hitam itu memang pahit, tapi ada yang lebih jauh pahit dari kopi,
Yaitu KEHILANGAN

-Dira

DIRA POV

Setelah bel istirahat berbunyi, semua anak perempuan di kelas gue pada berlarian ke arah kelas sebelah, karna yang mereka tau bahwa bu dian tadi berbicara tentang artis model yaitu gibran

Gue dan kayla juga ingin bertemu dengan gibran, sebenernya si gue yang ingin ketemu gibran hehe... Kayla cuman nemenin doang

Gue kesel banget apa yang gibran lakuin, kenapa dia juga gak ngasih tau dulu kalau dia ingin pindah kesekolah gue

Sesampainya di kelas gibran yang sangat ramai di kelasnya gibran, penuh dengan anak perempuan yang sedang memegang handphone dan kertas lengkap alat tulisnya

Gue pun pergi menghampiri ke tempat yang anak perempuannya bergerumbulan dan gue pun bilang "permisi sebentar dah" itu yang gue ucapkan

Dan mereka semua melihat ke arah gue lalu menyingkir dan memberi gue jalan, sedang kan kayla berdiri di belakang gerumbulan

Gibran yang sudah terlihat amat kusut dan berkeringat, dia pun melihat ke arah ku

"sini lu ikut gue" ucap gue dengan muka kesal lalu memegang pergelangan tangan gibran lalu membawanya keluar, ketempat yang amat sejuk supaya dia bisa menghirup nafas segar, kayla mengikuti mereka berdua tanpa berucap karna tidak mau mengganggu

Saat di perjalanan menuju tempat yang sejuk, gue gak menyadari bahwa reyhan dan kawan kawannya melihat gue dan gibran berpegangan

"eh rey, itu ada daira loh kok dia ada disini?" tanya fahri

"dia dira yang anak cupu" jawab roby

"kalau dia dira, kenapa dia ama anak model itu, siapa tuh namanya, aduh gue lupa" ucap reza

"gibran" ucap reyhan dengan singkat

"loh kok lu gak ngehalangin dia pergi ama gibran?" tanya fahri

"udah lah, gue mau ke kantin" ucap reyhan sambil pergi menuju kantin dan meninggalkan teman temannya yang masih bingung dengan sikapnya

"kenapa dia?" tanya reza

"gak tau tuh, dari tadi pagi dia judes banget" ucap roby

"ada yang aneh nih" ucap fahri sambil menyilangkan tangannya ke dada

"emang ada yang aneh bego" ucap roby sambil menjitak kepala fahri

"au, ribet lu" ringis kesakitan fahri sambil mengusap kepalanya

****

"kok lu gak bilang bilang si kalau mau pindah sekolah ke sini" ucap dira dengan kesal sambil melepaskan genggamannya

"biar suprise dong" ucap gibran dengan senyum yang meledek

"gak lucu tau" ucap dira

"eh dir, yang dibelakang lu siapa?" tanya gibran yang belum kenal dengan yang dibelakang dira yaitu kayla

"kenalin nih kayla, dia sahabat gue kalau di sekolah" ucap dira

"kayla, ini gibran, dia itu temen gue di pekerjaan gue" ucap dira

"hai" ucap singkat kayla

"hai juga" ucap gibran

"sahabat macam apa si gue, yang masih sembunyiin kebenarannya tentang masa lalu gue yang berhubungan dengan masa depan sahabat gue sendiri" batin kayla yang merasa sesak di dada

"btw dir, lu kata nya pakai pakaian cupu, tapi gue liat gak tuh?" tanya gibran

"owh, kemarin si shela maksa gue lepas" ucap dira

"owh gitu ya.." ucap gibran

"yaudah gue mau kekantin dulu, yuk kay" ucap dira yang berbalik badan dan mengajak kayla pergi

"gue ikut dong, gue juga laper" ucap gibran

"ya udah ayo"

****

Saat di kantin arah mata semua menuju pada kita bertiga, yah bagaimana tak mungkin yah you know lah, kayla juga gak kalah cantik juga

Reyhan yang melihat kearah gue bersama gibran disampingnya, seperti ada rasa ingin menghampiri gue, tapi entah mengapa juga dia ada rasa untuk tidak peduli

Kita bertiga pun mencar untuk membeli makanan masing masing, tetapi nanti kita berkumpul lagi, dan dira pun pergi menghampiri tempat yang diduduki reyhan dan kawan kawan

"reyhan gue mau ngomong ama lu" ucap gue

"gue sibuk" ucap reyhan dengan singkat

"gue lihat lu gak sibuk tuh" ucap gue sambil melihat apa yang dilakukan reyhan yaitu cuman makan saja

"kalau gue bilang lagi sibuk ya lagi sibuk" ucap reyhan dengan nada tegas

"lu marah ya ama gue? Apa gara gara gue berubah penampilan?" tanya gue kepada reyhan, gak peduli reyhan semarah apa, tapi gue harus tau mengapa reyhan berubah banget

"mending lu pergi aja deh, gue lagi gak mau di ganggu, dan jangan pernah lu deket lagi sama gue, anggap aja gue orang asing, kalau lu mau tau alasannya, tanya aja ama nyokap bokap lu" ucap reyhan yang membuat gue diam sesaat

Saat dia berbicara itu, gue gak ngerti apa maksudnya tetapi gue akan tanya sama mama dan papa, biar bisa mereka jelaskan, tapi apa hubungannya ama mama dan papa ya?

Gue gak akan bertanya lagi dengan reyhan apa yang terjadi, jika gue tanyakan lagi gue bakalan di marahin habis habisan dengannya dan membuat susana dikantin berubah

Gue pun akhirnya pergi meninggalkan reyhan dan teman temannya yang kebingungan apa yang terjadi dengan mereka berdua

-males ngomong panjang panjang disini
Aku cuman mau bilang

-maaf klo ada typo

-jangan lupa vote and coment ya
👇
👇
👇
👇

The Secrets Of CupuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang