49. Perbincangan Serius

2.7K 154 12
                                        

•Budidayakan vote terlebih dahulu•
•setelah itu baca•

Kalau usaha masih setengah,
jangan heran hasilnya juga setengah..
Ujungnya malah berhenti di tengah-tengah

****

"APA?!" seru Yuna yang mendengarkannya membuatnya kaget

Reyhan hanya menelan salivanya dengan susah payah yang dipikirkannya ialah mengapa dia mengatakannya dengan keceplosan? Entah apa reaksi Yuna setelah mendengarkannya

"Daebak!! Berani banget ya kamu Reyhan, aku aja gak pernah pukul dia, dari dulu rasanya aku ingin sekali bebas dari ocehan dan juga desakan dia, semenjak ditinggal sama mama, dia jadi seperti orang yang berbeda, bersikap seperti seorang mafia jahat," Jelas Yuna

"Hah?! Mama kalian berdua sudah meninggal, saya turut berduka cita ya," ucap Reyhan yang merasa bersalah

"Katanya mau bantuin Dira, tapi kok gak tau masa lalunya dia si?" tanya Yuna

"Ah.. Emm.. Saya benaran ingin membantu Dira kok, tapi karna dia terlalu tertutup, jadi dia tidak mau memberitahu kepada saya" ucap Reyhan

"Oke.. Kalau begitu jika ada masalah sama Dira, cepat memberitahu saya ya," kata Yuna, dan akhirnya dia menceritakan masa lalu Dira yang kelam membuat Reyhan merasa tidak enak mendengar masa lalu seseorang yang seperti itu

****

Keesokan hari

"Dira, pulang sekolah gue anterin lu pulang ya, gue takut lu ada masalah lagi," pintah Gibran saat duduk di kantin bersama Dira dan Kayla, tetapi pasti ada saja orang yang menguping yaitu Shela yang duduk tak jauh dari tempat duduk mereka

"Kak Gibran gak usah repot - repot, kan kak Dira dijemput, sekalian dia juga ada pekerjaan, tapi kakak ada pekerjaan gak nanti?" tanya Shela yang tiba - tiba menghampiri mereka, terpaksa Shela berbohong kepada Gibran dengan beralasan Kak Dira ada pekerjaan, padahal dia seminggu ini diliburkan karena masalah di waktu perkemahan

"Lah, bukannya Dira diliburin seminggu?" tanya Gibran sambil menatap Dira

"Hari ini kerja, cutinya besok," entah mulut Dira berbicara seperti itu, padahal dia mulai sekarang cuti seminggu untuk menyembuhkan luka lembabnya

"Ohh.. Kalau gue si lagi gak kerja, soalnya capek," jawab Gibran

Kringg

Bel istirahat pun berakhir, pertanda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan segera di mulai

"Gue masuk ke kelas dulu ya, sampai ketemu lagi Gibran, Shela, bye.." sambil beranjak dari tempat duduknya bersama Kayla dan pergi meninggalkan mereka berdua

"Kak, Aku pergi dulu ya.. Semangat belajarnya!!" seru Shela sambil berjalan cepat menuju kelasnya dengan pipi yang kini mulai memerah

Sedangkan Gibran hanya tersenyum

****

Setelah KBM berakhir, pintu gerbang membuka lebar dan membiarkan siswa siswi keluar melalui gerbang tersebut, diantaranya ada yang pulang sekolah sehabis itu ke lapak dulu, dan ada juga anak yang langsung pulang kerumahnya

The Secrets Of CupuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang