Chap 1

7.5K 144 9
                                    

Okeee.. ini diaa.. semoga pada sukaaa.. bismillah.. :)

Happy Reading!! :D

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Suara kicauan burung terdengar mengiringi matahari terbit dipagi hari. Seorang gadis berambut hitam berparas jelita, nan manis sudah siap untuk pindah bersama keluarganya. Semua barang kesayangannya sudah ia simpan di box dengan rapi.

Lalu, mamanya datang untuk menanyakan anak tunggalnya itu.

"Sweetheart, apa kau sudah siap ?"

"Sudah, ma. Apa mama dan papa juga sudah siap?" Tanya gadis yang akan menginjak usia 17 tahun beberapa bulan lagi itu.

"Of course, Honey. Ayo, bawa barangmu ke dalam mobil dan biarkan mama membantumu." Jawab mamanya itu. "Okay ,ma. Thank you,"

Mereka pun membawa barang-barangnya ke dalam mobil. Saat mereka akan memasuki mobil, gadis itu mendengar ada yang memanggil namanya. Gadis bernama Alexa itu pun menoleh kearah asal suara.

"Alexa!"

Ternyata sahabatnya ,Chloe , yang memanggilnya.

"Chloe!" Balas Alexa.

"Kukira kau sudah pergi, tapi ternyata aku belum terlambat. Ahh, aku akan merindukanmu, Lex," Kata Chloe kepada gadis yang mempunyai nama lengkap Alexa Blaire itu.

"Kau benar, aku juga pasti akan merindukanmu, Chloe."Ucapnya dengan nada sedih.

"Tapi, hey! 2 bulan lagi aku juga ikut pindah!" Kata Chloe yang moodnya sudah berubah menjadi senang, karena ingat ia akan menyusul Alexa nanti.

"OMG! Seriously?!"seru Alexa senang

"Yup! Waiting for me babe, hahaha."

"Okay, I'll be waiting for you. Hahaha"

Setelah Alexa dan Chloe berbincang-bincang, mereka pun akhirnya memberikan salam perpisahan.

Alexa Blaire

Sekarang aku sedang berada di bandara. Menunggu pesawatku datang. Pesawat itu masih akan datang 1 jam lagi. Apakah aku bosan? Well, sebenarnya tidak. Karena, aku sedari tadi sedang berkomunikasi dengan Chloe lewat DM di twitter, haha.

Akupun berniat meng-update twitter-ku,

@AlexaB : I'll Miss You so much :( @Chloe_AC

@AlexaB: Good Bye New York :( and I'm Coming London!! Yeayy \=D/

"Sweetheart, ayo kita berangkat. Pesawat-nya sudah datang" Ucap Papa, "Okay, Pa." Kataku setelah memasukkan ponselku ke dalam tas selempangku dan berjalan mengikuti kedua orangtuaku yang unik ini, haha.

Setelah sampai di dalam pesawat, aku langsung duduk di tempatku dan berniat untuk berjalan-jalan sebentar di dunia mimpi. Ya, kau benar. Tidur.

-

"Honey, Ayo bangun, nak. Kita sudah sampai." Seseorang menggoyangkan tubuhku.

Setelah aku mengumpulkan cukup nyawa, aku langsung terduduk dan berkata, "Sudah sampai, ma?"
"Sudah. Ayo, kita turun," Ajaknya. Aku hanya mengangguk dan mengikutinya.

Kamipun berjalan menuju mobil. Dan bersiap pergi dari bandara ini dan segera pulang ke rumah lamaku.

"Ma, jam berapa sekarang?" Tanyaku pada mama yang sedang asik membuka iPad nya.

"Sekarang jam 5 pagi, Honey. Memangnya kenapa?"jawabnya sambil tersenyum hangat.

God! Senyuman ibuku sungguh manis. Membuatku iri saja. Hahaha.

Find Love at London City [On Editing]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang