999+ panggilan video tak terjawab.
Chenle mendengus melihat layar ponselnya yang kembali menyala menampilkan nama "Si Tukang Selingkuh" di layar. Iya, nama kontak Jisung baru saja ia ganti saking kesalnya.
Memangnya siapa suruh dia makan berdua bersama Lami tanpa mengabarinya sama sekali. Sudah begitu Lami juga leluasa memainkan ponsel Jisung sampai lancang menjawab panggilan dari Chenle.
Memang sedekat itu ya hubungan mereka ?!
Ponselnya kembali mati, tapi beberapa detik kemudian menyala lagi dengan nama yang sama.
Memutar bola matanya malas, Chenle pun akhirnya menjawab panggilan telpon dari Jisung namun ia langsung mengalihkan kameranya dengan kamera belakang.
"Ge.. loh, kok gak ada mukanya."
Chenle bisa melihat wajah Jisung yang kebingungan. Ia tersenyum geli, untung saja Jisung tidak melihatnya karena kamera nya menyorot boneka lumba-lumba pemberian Guanlin dulu yang ada diatas tempat tidurnya.
"Gege please, aku pengen liat muka imut kamu. Bukan muka boneka buluk dari Guanlin itu." Jisung memelas.
"Berisik, udah sana lanjutin aja selingkuhnya !" Cebik Chenle.
"Sayang aku gak selingkuh. Iya tadi aku emang makan siang sama Lami, tapi gak berdua kok ada Lucas sama Jungwoo juga."
"Bohong ! Lami bilang kalian makan berdua."
"Aku gak bohong. Ini aku kirim foto tadi siang kalo kamu gak percaya."
Tak lama kemudian masuk sebuah notifikasi Jisung mengirimkan sebuah foto padanya.
Chenle membuka foto tersebut yang ternyata foto Jisung bersama Lucas, Jungwoo dan juga Lami.
Diam-diam Chenle tersenyum. Ia memang tidak benar-benar menuduh Jisung selingkuh, hanya saja ia merasa kesal jika memang benar Jisung hanya makan berdua dengan Lami. Setidaknya Jisung harus memberitahu ia dulu jika memang harus makan siang berdua dengan Lami agar tidak terjadi salah paham. Tapi kali ini Chenle akan sedikit mengerjai kekasihnya itu.
"Kamu percaya kan sama aku ?"
"Nggak ! Itu pasti editan kan, pake Photoshop."
"Astaga sayaaaang..." Jisung mengerang frustasi membuat Chenle harus mati-matian menahan tawa nya.
"Aku sayang banget sama kamu, aku cinta banget sama kamu. Aku udah seserius ini sama kamu dengan memperjuangkan masa depan kita. Aku gak mungkin lah khianatin kamu. Kalo kamu aja gak mau percaya sama aku, hubungan kita gak bakalan bertahan lama, ge."
Wajah Chenle yang tadi menahan tawa nya perlahan berubah membeku. Mendengar suara Jisung seputusasa itu membuat hatinya tercubit. Apalagi kata-kata pada kalimat terakhir Jisung. Chenle tidak bisa membayangkan jika seandainya hubungan mereka tiba-tiba kandas sebelum Jisung sempat menepati janjinya.
"Jisung.." Chenle akhirnya mengubah sorot kameranya menggunakan kamera depan.
Jisung tersenyum lega saat melihat wajah Chenle di layar ponselnya.
"Jisung.. aku.. aku bukan bermaksud gak percaya sama kamu. Aku cuma.." Bibir bawahnya ia kulum. Entah kenapa Chenle rasanya ingin menangis sekarang.
"Gak apa-apa gege, cemburu itu wajar. Tapi jangan sampe gege hilang kepercayaan sama aku ya ?"
Chenle hanya mengangguk sambil menundukkan kepalanya. Enggan memperlihatkan pada Jisung bahwa ia sedang menahan tangis nya sekarang.
"Jisung maaf." Lirih Chenle.
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Kembar | DAEHWI X CHENLE [END]
Fanfiction[END] Daehwi & Chenle itu kembar tak identik. Yang satu berwajah Korea yang satunya Chinese. Begitupula ada cerita dibalik nama mereka yang jauh berbeda tidak seperti anak kembar pada umumnya. Tak hanya berbeda wajah & nama, Daehwi & Chenle juga mem...
![Si Kembar | DAEHWI X CHENLE [END]](https://img.wattpad.com/cover/142515556-64-k891410.jpg)