0.49

6.2K 517 363
                                        

"Jisung !"

"Apa sayang ?"

"Jisung liat sini !"

"Bentar aku lagi rekap data pengeluaran bulan ini sayang."

"Jisung, liat aku sebentaaaarr."

Helaan nafas panjang keluar dari mulut Jisung. Sedari tadi istrinya tak henti merengek mengenai ini dan itu yang menurut Jisung tidak begitu penting. Bukannya Chenle tidak penting baginya, hanya saja jika pekerjaannya selesai dengan cepat maka ia pun tidak akan pusing meladeni semua keinginan istrinya itu.

"Jisung liat bentar, aku janji gak ganggu lagi." Pinta Chenle.

Jisung mengalah, ia melepaskan kacamata bulat yang bertengger di wajahnya itu kemudian memutar tubuhnya yang sedang membelakangi istrinya.

Pria itu terkejut bukan main dengan apa yang dikenakan oleh sang istri dan begitu juga dengan tingkah ke kanakannya.

"MERRY CHRISTMAS JISUNG SAYANG ! Hehehehe

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"MERRY CHRISTMAS JISUNG SAYANG ! Hehehehe. Gimana ? Kerenkan ? Kamu baru liat kan ada Santa naik kuda." Pekik Chenle riang.

Jisung tertawa keras sampai perutnya terasa sakit.

"Itu rusa sayang bukan kuda." Ralat Jisung.

"Tapi Guanlin bilang ini kuda." Lirih Chenle kecewa.

"Udah aku bilang kamu jangan bergaul sama tiang listrik itu. Dia kan suka banget ngibulin tunangannya yang lemot itu, kan sekarang kamu yang dikibulin." Ucap Jisung.

"Aku lanjut kerja lagi ya ? Dikit lagi kok, abis itu kita tidur." Bujuk Jisung.

Chenle mengangguk seperti anak kecil, membiarkan Jisung kembali berkutat dengan laptopnya sementara ia turun dari rusa yang ia anggap kuda itu. Sebaiknya Chenle menelpon Daehwi untuk mengganggu kembarannya itu yang mungkin sedang melakukan sesuanu dengan Jinyoung.

Iya, sesuanu. Aing kaga typo kok.

"Ah ! Jisung ! Ji-Jisung tolong.. aahhh sakit.." Rintih Chenle yang tiba-tiba terjatuh ke lantai karena tak kuasa menahan sakit yang tiba-tiba menyerang perutnya.

Jisung terkejut langsung berlari kearah Chenle dan mendekapnya.

"K-kamu.. kamu mau melahirkan ?!" Pekik Jisung terkejut.

Chenle menggeleng pertanda tak tau, yang ia rasakan sekarang hanya lah perut buncitnya yang tiba-tiba sakit dan mulas.

Tak lagi pikir panjang, Jisung menyambar mantel milik Chenle dan tas berisi pakaian yang sudah disiapkan oleh Daehwi. Ia juga langsung membawa Chenle ala bridal menuju mobil untuk dibawa kerumah sakit. Tak peduli dengan Chenle yang masih mengenakan setelan Santa.

"Bukannya dokter bilang perkiraan sepuluh hari lagi ?!" Jisung menancap gas mobilnya dengan cepat namun tetap berhati-hati.

"JISUNG SAKIIITT ! HUUH.. HUUH.. DAEHWI.. JISUNG TELPON DAEHWI HIKS.."

Si Kembar | DAEHWI X CHENLE [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang