Converse- 15

1.1K 184 15
                                        

-Untuk istriku yang sangat amat aku cintai, Hwang Felix-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-Untuk istriku yang sangat amat aku cintai, Hwang Felix-

Astaga, aku bahkan tidak percaya jika aku akan melakukan hal konyol seperti ini. Sungguh, menulis surat dan ditinggal diatas meja bukan tipeku, sama sekali bukan tipeku. Bahkan sangat menggelikan. Tapi, aku melakukannya, kan?
Demi kamu, sungguh. Aku mengenyahkan rasa maluku saat bersamamu, atau mungkin aku sudah tidak punya malu jika dihadapanmu?

Haha, entahlah.

Sungguh, aku seperti orang bodoh kan?

Tidak, aku menulis surat seperti ini karena aku hanya sangat malu mengatakan untuk mengajakmu honey moon pekan depan. Mengingat, jika aku baru bisa mengajakmu keluar dan meluangkan banyak waktu seperti ini denganmu. Bagaimana? Kamu suka kan?

Oke, aku tidak butuh jawabanmu, karena aku yakin kamu pun pasti menjawab 'ya' dengan lantang. Lucu sekali.

Juga, aku sangat menyayangimu, ah. Itu juga tidak usah di perjelas sih. Karena aku juga yakin, kamu pun sangat menyayangiku. Walaupun aku sedikit berbohong jika aku benar-benar mencintaimu. Untuk yang ini aku bercanda, hehe.

Tertanda suamimu yang paling tampan -Hwang Hyunjin.

Tertanda suamimu yang paling tampan -Hwang Hyunjin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

<Converse>

Debaran ombak terdengar nyaring memasuki pendengaran sepasang suami istri yang sedang dimabuk asmara itu. Tautan tangan mereka bahkan tidak terlepas barang sedetik pun. Tawanya menggema nyaring, di seluruh penjuru bibir pantai yang sudah sangat sepi— beberapa pasangan saja— untuk menjadi pelengkap agar Felix dan Hyunjin tidak merasa kesepian.

Hyunjin telah merancanakan dengan matang momen seperti itu. Ia memang menginginkan honey moon bersama istrinya. Itu bahkan terdengar menyenangkan, kan?

"Hei, apa yang baru kamu lihat, sayang?" Hyunjin mengusakkan tangannya pada kepala Felix.

"Tidak, hanya saja——" Felix mendaratkan tubuhnya diatas pasir putih disana. Diikuti dengan Hyunjin yang duduk di sebelahnya. "Aku ingin melihat senja yang tergusur oleh pekatnya malam." Hyunjin terkekeh, ia menyandarkan kepala Felix pada bahunya. Mengusap sayang surai blonde milik Felix. Hyunjin hanya ingin melewati momen seperti ini. Tak ingin melewatkan apapun dengan istrinya, agar suatu saat menjadi kenangan manis diantara mereka.

Bagaimana?
Menyenangkan?

"Kamu tahu, nggak Lix?"

"Hum?" Felix beralih menatap wajah tampan suaminya yang berada di sampingnya.

"Kamu harus rela saat senja tergusur dengan pekatnya malam. Walaupun malam hanya akan memberikan kamu kesunyiaan dan kehampaan." usapan lembut mendarat tepat pada pucuk kepala Felix.

Matahari sebentar lagi tenggelam, menyisakan sinarnya yang tinggal sedikit.

"Tapi aku nggak mau kehilangan senja,"penuturan polos Felix membuat Hyunjin mengecup pelan hidung munggemaskan istrinya.

"Kamu jahat kalau nggak mau kehilangan senja."

"Oh ya?"

"Tentu! Kamu nggak kasihan sama yang lain kalau mau tidur? Tuhan menciptakan malam untuk beristirahat makhluknya. Termasuk kamu, sayang." Hyunjin mencubit gemas pipi gembil Felix.

"Kak!" pekikan Felix menghentikan gerakan Hyunjin.

"Sini sayang." Hyunjin menepuk-nepuk pahanya yang tertutup pasir putih pantai.

"Nggak mau! Apa bedanya sama aku yang duduk sendiri? Sama-sama kena pasir." Hyunjin tidak memaksa, ia justru melingkarkan tangannya pada pinggang istrinya.

"Kakak, kenapa kak Hyunjin lebih milih aku daripada Seungmin?" Felixnya benar-benar menggemaskan, mengapa pertanyaan polos lagi yang terlontar dari bibir manisnya?

"Tentu milih kamu, sayang. Aku tahu kalau Seungmin punya semuanya, dia rela ngasih apa pun ke aku. Tapi," Hyunjin menjeda ucapannya, melirik sekilas istrinya yang bahkan tampak lebih penasaran. "kehidupan dia terlalu sempurna, jauh dari kehidupanku yang serba kekurangan. Cuma kamu yang mau aku ajak susah, kan?" pukulan kecil mendarat pada dada bidang Hyunjin.

"Nggak mau! Aku juga mau kayak Seungmin kak!" Hyunjin menghela napas panjang, ia menarik tengkuk Felix. Mendaratkan ciuman lembut pada bibirnya. "Mmpphh— akuh—— kakh!" Felix kembali mendorong tubuh Hyunjin, ia hampir mati kehabisan napas jika Hyunjin tidak melepaskannya.

"Maksud aku, aku pengen kayak Seungmin yang bisa beli apa pun juga. Aku pengen beliin sesuatu buat kakak." Felix merengut lucu.

"Mau beliin apa sih, baby?"

"Eum? Apa pun yang kakak minta!" Felix sangat senang, bahkan hanya sekedar membayangkan tas belanjaan untuk Hyunjin.

"Aku mintanya cuma kamu sayang, boleh?" untuk saat ini, pipi Felix merona hebat. Ia mengangguk malu-malu.

Tak berapa lama, Felix menerjang Hyunjin. Membuatnya terbaring diatas pasir putih pantai tempat mereka duduk. Felix sudah berada diatasnya, mengungkung Hyunjin yang terlentang sembari jarinya yang mulai menelusup masuk pada kaos Felix. Mengusap sensual pinggang istrinya, membuat Felix menggeram dengan deep voicenya.

Seksi sekali istrinya itu. Sangat indah, terlebih Hyunjin bisa melihat Felix dari bawah.

"Seperti ini, kak?" punggung Felix melengkung, pantat sintalnya naik, suara rendah Felix berbisik tepat di telinga Hyunjin. Sedangkan tangan Hyunjin sudah beralih untuk meremas pantat Felix.

"Daddyh——" desahan menggoda meluncur dari bibir tipisnya. Menggoda sang dominan untuk segera melecehkannya.

"Brengsek! Felix!" Hyunjin dengan sigap menggendong Felix. Membawanya ke kamar inap yang sudah mereka sewa. Menuntaskan hasrat yang terhalang oleh tempatnya.

Felix terkekeh senang, saat bibir Hyunjin mulai menjelajah bagian-bagian tubuhnya. Memberikan banyak tanda disana. Menaikkan kaki telanjang Felix pada bahu Hyunjin, tangannya bahkan meremat surai Hyunjin, melampiaskan rasa kenikmatan yang tertahan.

"Untuk semuanya, aku rasa sangat beruntung memilikimu dan tubuh indahmu." mulut Hyunjin menjadi kotor jika sudah bersentuhan dengan tubuh Felix. []

Done :v
Selingan gais..

Nggak ada hubungannya sama chap lanjutan, maupun sebelumnya. Wkwk.

Ini, tanda" mau menghilang :")

-RION-

[1] Converse {HyunLix}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang