Bagian Dua Puluh Tiga

2.8K 431 21
                                        

"Simplicity and complexity need each other."

-----

Miko sampai di apartemen Ella sekitar 10 menit sebelum jam 6, dan langsung mengirimkan pesan di whatsapp. Tapi, sampai lima menit kemudian dan tidak ada balasan, Miko memilih untuk menelpon Ella.

Jangan-jangan dia belum bangun.

Terdengar nada sambung untuk beberapa saat, sebelum kemudian telpon diangkat. Tapi, tidak ada suara di ujung sana.

"Halo? La?" tanya Miko, sambil bahkan melihat kembali layar ponselnya. Memastikan bahwa telponnya memang sudah tersambung, dan belum dimatikan.

"Hmmm?" akhirnya ada suara dari ujung sana.

"La, ini Miko." Kata Miko lagi, tapi Ella terdengar masih belum sadar sepenuhnya.

"Ya Ko?" katanya, terdengar sedang mencoba membangunkan diri sendiri.

"Aku udah di bawah ya."

"Hah?"

"Iya, aku udah nyampe apartemen kamu. Ini udah jam 6."

Hening sejenak, sebelum kemudian Ella kembali bersuara.

"Gimana Ko?"

"Iya, kita kan mau ke Bandung."

Kembali hening, dan Miko harus kembali memastikan bahwa telponnya belum diputus, dengan melihat layar ponselnya.

Memang belum.

"SHIT!"

Begitu Miko mendekatkan ponsel ke telinganya, dia sedikit terkejut mendengar Ella yang mendadak mengumpat.

"HOLY SHIT! Mampus gue! OH GAWD! Ko, sorry, sorry banget. Eerrmmm, ten minutes, okay?"

"Gapapa kok gapapa." Kata Miko, dan entah kenapa, dia malah tersenyum kecil. Dia bisa membayangkan Ella yang sekarang baru sadar dan benar-benar panik.

"Gawd, goblok banget sih Ella! Shit! Eerrmm... oh iya, matiin telpon dooong! Eh, eeeng, bye Ko."

Dan kali ini, panggilan telpon benar-benar terputus. Miko hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, sambil meletakkan ponselnya di jok sebelah. Dia kemudian menurunkan sandaran kursi, dan memilih menghidupkan radio.

Tapi belum beberapa lama, ponselnya kembali berbunyi, dan kali ini dari Mama.

"Ya Ma?"

"Udah dimana Mas?"

"Di apartemen Ella. Dianya telat bangun." Kata Miko. Kemarin dia memang sudah menginformasikan mama kalau dia akan bertemu Ella di apartemen Ella jam 6, sebelum kemudian menjemput mama di rumah. Biar mama ada persiapan juga.

"Yaampun. Trus kamu baru telponnya pas udah sampe apartemen Ella?"

"Eeeng, iya. Aku kira Ella pasti udah bangun. Aku nyampe sini trus whatsapp dia, eh lima menitan gak dibales. Yaudah aku telpon."

"Pas jalan dari kosan, gak ngubungin Ella?"

"Enggak." Kata Miko. Well, dia sebenarnya udah jalan dari kosan sekitar jam 5 lebih, dan karena tidak mau terlalu kecepetan nyampe di kosan Ella, jadilah dia muter-muter dulu. Sempet juga beli sarapan bubur ga jauh dari apartemen Ella ini, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan.

"Trus kira-kira jalannya berapa lama lagi?"

"Eeeng, tadi sih Ella bilang 10 menit dia beres."

"Berarti setengah jam ya?"

Mauka & MakaiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang