"Together, we form a necessary paradox; not a senseless contradiction."
― Criss Jami
-----
Ella sedang memotong steak salmonnya ketika Pete tiba-tiba bertanya.
"So, I heard Eve knew your CEO?"
Mereka sudah berbicara soal beberapa hal sepanjang perjalanan dari Space ke sebuah restoran tempat mereka makan sekarang. Dari mulai kehidupan belakangan ini, kesibukan masing-masing, dan bahkan, Pete sudah bertanya juga apakah Ella lebih suka kehidupannya di Amerika dan menjadi lawyer, atau disini dan melakukan – mengutip kata-kata yang Pete gunakan "Whatever it is you're doing now, Love."
Itu dia tanyakan saat mereka sudah memesan makanan dan menunggu dihidangkan. Lalu, saat Ella menceritakan apa yang dia lakukan, Pete terlihat mengangguk sesekali, sementara Clement masih sibuk dengan ponselnya. Makanan mereka datang, dan mereka sempat diam selama beberapa saat sambil menikmati pesanan. Kemudian, ketika makanan sudah habis setengah, mereka mulai mengobrol singkat lagi.
Sampai pertanyaan itu muncul.
"Yeah, apparently they went to same school." Kata Ella, sambil mencoba menghilangkan perasaan aneh yang tidak enak dalam dirinya.
Apaan sih, La? Masak denger nama Eve aja langsung badmood?
"I still don't like her that much, C." kata Pete, dan sekarang perhatian dan pikiran Ella fokus sepenuhnya pada pria itu.
Clement terlihat malas menanggapi, dan hanya menggeleng ke arahnya, sementara Ella sekarang memandang Pete sambil menaikkan alis.
"Too bad you're gone already when we open that position. I would really love it if it was you who become the one in charge." Kata Pete, dan kali ini Ella yang menggeleng.
"Oh Pete." Katanya, mengerakkan tangannya ke arah pria itu.
"No, seriously! Now, answer me. If we offer it to you, would you take it?"
"Pete, you know I cannot-"
"Just answer me! If, it's an if." Kata Pete memaksa. Ella juga bisa merasakan – dan melihat sendiri – bahwa sekarang Clement juga sudah memandangnya. Terlihat penasaran juga sepertinya pada jawaban Ella.
Well, Ella tidak bisa berbohong. Dia tahu 100 Groups memang akan membuka bisnis baru – well sudah, di minggu terakhir Ella di Pearson&Specter – di Asia; tapi dia benar-benar tidak menyangka bahwa Clement dan Pete mungkin akan memberikan penawaran padanya. Well, dia tadinya akan mendaftar, namun, Ella merasa dia belum mampu menjadi Regional Director. Lagipula, apa yang dia tahu? Dia itu lawyer. Ya walaupun dia belajar business law dan semacamnya, tapi tentu saja itu berbeda.
Ella berdehem sambil sedikit menarik napas, dan kemudian menjawab.
"Ya well, if there is opportunity for this area, I will consider it."
"SEE!?" Pete dengan cepat menoleh ke arah Clement, dengan nada suara yang juga naik sedikit.
"Yeah, but we cannot just change her, Pete."
"Of course we can!" kata Pete bersemangat, tapi kali ini, Ella dan Clement sama-sama bersuara."
"We cannot!"
Pete menaikkan alisnya, dan dengan tatapan sangat tidak suka itu, menoleh lebih lama ke arah Ella. Terlihat tidak terima Ella justru tidak mendukungnya dalam hal ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mauka & Makai
Storie d'AmoreMauka & Makai (adv.): Hawaiian language, have meaning for the context of direction. Mauka means "on the mountain side of the road" and Makai means "towards the ocean". - Seperti judulnya yang memiliki arti sangat bertolak belakang, Marcella dan Mik...
