sky17

3.5K 267 20
                                        

Saat ini Laila sedang tidur siang,
Tapi tiba-tiba dia mendapat telepati dari mrs. Hensi.

'Nona worstlen, saya minta agar anda ke ruang kepala sekolah sekarang juga, ada hal penting yang akan saya bicarakan dengan anda,'

Laila yang belum sepenuhnya sadar, langsung terkejut. Mengapa mrs. Hensi memanggil nya? Ada hal penting apa yang akan disampaikan kepala sekolah sky academy itu? Apakah ia membuat masalah?

"Duh, kok aku takut kena masalah, kalau sampai aku buat masalah terus di drop out??? Ohh big no big no, bisa bisa aku di kurung daddy sebulan,"

Laila membayangkan hal-hal mengerikan yang akan terjadi jika ia sampai di d.o dari sky academy.

"Sebaiknya aku segera bergegas ke ruang kepsek,"

Tapi sebelum ke ruang kepala sekolah ia merapikan rambutnya dan cuci muka agar tidak terlihat kumal.

"Oke sudah siap sudah rapi, saatnya teleportasi,"

Laila menatap tubuhnya di cermin, setelah merasa penampilannya sudah sopan, ia berteleportasi ke ruang kepala sekolah.

"Permisi mrs, ada keperluan apa memanggil saya? "
Tanya laila pada mrs. Hensi yang sedang duduk di kursi kebesarannya.

"Tunggu nona worstlen, ada seseorang yang belum memenuhi undangan saya,"

Laila bingung. Jadi bukan hanya dia yang diundang kesini tapi ada seseorang juga?

'Kira-kira siapa yang dimaksud mrs. Hensi?'
Laila terus bertanya tanya dalam hati sampai..

"Maaf mrs. saya sedikit lama karena tadi ada urusan yang harus saya selesaikan lebih dulu,"

Orang itu menundukkan badannya.

"Tak apa tuan zerrox, sekarang silahkan duduk,"

Mrs. Hensi menyuruh aaron untuk duduk di sofa panjang yang juga di tempati laila.

Begitu tau siapa orang selain dia yang diundang mrs.hensi, laila langsung kaget ingin ia bertanya apa urusannya dengan mrs. Hensi dan aaron tapi ia hanya bungkam.

Saat akan duduk aaron pun juga kaget tapi ia tetap menjaga ekspresi nya.

"Begini, aku memanggil kalian berdua karena suatu hal, aku ingin memintamu tuan zerrox untuk mengajari nona wortslen cara menggunakan dan mengendalikan kekuatan elemen udara, saya memanggil kalian karena hanya kalian berdua lah yang mewarisi kekuatan utama atau kekuatan asli dari sky academy, jadi saya mohon kerja samanya kepada kalian berdua,"

Kali ini mereka-laila dan aaron sama sama sangat terkejut dan memandang mrs. Hensi dengan tatapan bingung. Otak mereka masih mencerna kalimat lalu..

"Mrs. Hensi saya ingin bertanya, bukannya elemen udara itu umum jika dimiliki oleh murid sky academy?"

Laila bertanya kepada mrs. Hensi untuk mengakhiri kebingungannya.

"Iya mrs. teman teman saya juga banyak yang memiliki elemen udara, tapi kenapa kami yang dipanggil?"

Aaron ikut bertanya juga kepada mrs. Hensi.

"Ohh itu, teman-teman kalian yang mempunyai elemen udara sebenarnya tidak benar-benar memiliki kekuatan elemen udara, hanya kalian berdua lah yang mewarisi kekuatan elemen udara,"

"Oh jadi begitu,"

Laila dan aaron menganggukan kepalanya tanda mengerti akan penjelasan yang diberikan oleh mrs. Hensi.

"Ya sudah kalau begitu kalian boleh kembali ke asrama untuk melakukan aktivitas yang kalian tinggalkan karena panggilan dari saya atau mungkin kalian ingin berlatih bersama hari ini?"

Sky AcademyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang